• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 16 Desember, Soe Hok Gie: Mari Sini Sayangku!

Romi J. by Romi J.
16 Desember 2021
138
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Mari Sini Sayangku

….

….

Kita tak pernah menanam apa-apa

Kita tak pernah kehilangan apa-apa”

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Saat itu, adalah pertama kalinya bagi Mahasiswa Pecinta Alam dari Universitas Indonesia mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru.

Saat itu, Soe Hok Gie masih sempat bercanda dengan rekan seperjuangannya, Rudy Hutapea.

“Gie (panggilan Soe Hok Gie) bilang, /gue titip janda-janda gue di Jakarta ya/ kata dia. Padahal, Gie itu orang yang tak berani pada cewek. Namun, itulah candaannya,” kenang salah satu rekan Gie, Rudy Badil.

Tak disangka, itulah candaan terakhir Gie soal jandanya. Karena, saat mendaki Semeru, Gie menghirup gas beracun dan meninggal dunia pada 16 Desember 1969.

Saat itu, Gie memimpin teman-temannya sedang bergerak ke puncak. Namun, cuaca sangat berkabut, dan gas beracun tercium menyesakkan dada.

“Kami segera memutuskan turun, namun Gie tiba-tiba kejang dan tak bergerak. Dia meninggal dunia,” tambah Rudy.

Gie sendiri sampai saat ini masih diakui sebagai legenda aktivis di Indonesia. Gie sangat menentang politik, yang menganggapnya kotor layaknya lumpur. Gie juga tak segan mengkritik Presiden Soekarno.

Semasa hidupnya, Gie telah menulis sejumlah puisi, yang diantaranya berjudul “Mari Sini, Sayangku”. Sampai saat ini, puisi-puisi Gie masih terus dibaca dan diakui sebagai puisinya Mahasiswa Pecinta Alam. (bpc4)

Tags: Giemari sini sayangkuSoe hok gie
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Insight

Catatan Sejarah 16 Desember, Soe Hok Gie: Mari Sini Sayangku!

...

Read moreDetails

Catatan Sejarah 16 Desember, Gie: Mari Sini Sayangku!

Next Post

Gempa Berkekuatan 5,1 Magnitudo Guncang Jember Pagi Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.