• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Banyak Masyarakat Gunakan ‘Racun Jessica’, Ini Kata Kadis Peternakan dan Perikanan Siak

Junaidi by Junaidi
26 September 2016
127
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM(BPC), SIAK – Penggunaan ‘racun jessica’ dikalangan nelayan dan masyarakat terutama daerah pesisir, membuat Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Siak, Susilowati menyayangkan perbuatan tersebut.

Pasalnya, dengan menggunakan racun dapat merusak perairan, “Penggunaan racun sejenis potas dan decis itu tidak diperbolehkan, sebabkan dapat merusak perairan, dan kita juga sudah himbau sebelumnya, untuk tidak memakai bahan kimia dalam penangkapan,” ujarnya kepada bertuahpos senin (26/9/2016)

Lanjut, Susilowati mengatakan, sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilakukan, dan selama ini dirinya mengaku telah melakukan sosialisasi.

“Kita selalu ada sosialisasi loh mbak, ya namanya juga maling kadang kan gak ada yang mau ngaku. Untuk potas sendiri juga sudah tidak boleh diperjual belikan, nanti kita akan lakukan sosialisasi lagi,” sebutnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, ‘racun jessica’ ini banyak digunakan masyarakat khususnya daerah pesisir yang masih banyak terdapat rawa-rawa.

Baca juga: Ini Desa Pemakai “Racun Jessicaâ” di Siak

Masyarakat disana menggunakan ‘racun jessica’ sebagai penangkap ikan, atau rama-rama sejenis udang. Jika sebelumnya menggunakan potasium, kini masyarakat beralih ke decis, sebab untuk potasium sendiri telah dilarang diperjualbelikan.Â

Penulis : Ely

Tags: Berita BengkalisBerita Siakracun jessicaracun sianidasianida
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Junaidi

Junaidi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Update Info Prakiraan Cuaca dan Hotspot di Riau 12 September 2026
Lingkungan

Update Info Prakiraan Cuaca dan Hotspot di Riau 12 September 2026

...

Read moreDetails
Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam

Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam

Polres Bengkalis Sita Kapal Motor dan Tiga Ponsel di Kasus Sabu 65 Kilogram

Polres Bengkalis Sita Kapal Motor dan Tiga Ponsel di Kasus Sabu 65 Kilogram

150 Hotspot Muncul di Riau, Kualitas Udara di Pekanbaru Masih Tidak Sehat

150 Hotspot Muncul di Riau, Kualitas Udara di Pekanbaru Masih Tidak Sehat

Karhutla Riau Kembali Muncul, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhu dan Bengkalis

Karhutla Riau Kembali Muncul, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhu dan Bengkalis

Kapolres Bengkalis Beberkan Modus Kurir Sabu 29 Kg: Jaringan Internasional Terendus Lewat Laporan Warga

Polisi Ungkap Jaringan Internasional di Balik Aksi Kejar-kejaran Kurir Sabu di Bengkalis

Next Post

Nikmati Diskon Besar Setiap Servis di Hyundai

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.