• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Alasan Gatot: Hasil Analisa dan Renungan Presidential Threshold Sangat Berbahaya

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Januari 2022
Presidential Threshold 20 persen

Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo

104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Presidential Threshold 20 persen akan mengancam demokrasi di Indonesia. Itulah alasan Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo menegaskan alasan dirinya menggugat itu, sebagaimana dikutip dari Republika.co.id, Jumat, 28 Januari 2022.

Dalam sidang lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), Gatot menegaskan tidak ada perubahan permohonan mengenai kedudukan hukum (legal standing) Pemohon, “yaitu terkait hak untuk memilih dan hak untuk dipilih.”

Gatot pun memohon kepada hakim agar syarat capres menjadi 0 persen. Sidang ini dipandu oleh Hakim Konstitusi Aswanto dengan anggota Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih dan Hakim Konstitusi Suhartoyo. 

Dalam gugatannya, Gatot menyatakan, presidential threshold itu bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 6 Ayat (2), Pasal 6A Ayat (2), dan Pasal 6A Ayat (5).

“Dari hasil analisa, renungan, kami berkesimpulan, presidential threshold 20 persen sangat berbahaya,” kata dia. Gatot bahkan tak ragu menyebut bahwa itu bentuk ‘kudeta terselubung’ terhadap negara demokrasi menjadi partaikrasi melalui berbagai rekayasa undang-undang.

Faktor lain, semakin menyusutnya partai oposisi seiring dengan Gerindra dan PAN ke dalam koalisi Pemerintah. Ini sangat berbahaya. Terutama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ke depannya.

Gatot berharap para hakim MK bisa mengabulkan gugatannya. Dia membujuk hakim dengan menyebut, mengabulkan gugatan itu merupakan putusan terbaik bagi masa depan bangsa. (bpc2)

Tags: Mantan panglima tni
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Nasional

Mantan Panglima TNI Djoko Suyanto: Korban Integritas, Nama Baik Sirna Dalam Sekejap

...

Read moreDetails
Next Post
Ronaldo kwateh timnas Indonesia

Potret Sixpack Ronaldo Kwateh Pemain Termuda Timnas Indonesia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.