• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Abrasi Sungai Kuantan, Ancam Jalan Desa Hingga Rumah Tinggal

Romi J. by Romi J.
6 Agustus 2021
126
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Anggota Komisi IV DPRD Riau, Mardianto Manan mengatakan abrasi di Sungai Kuantan atau sungai Indragiri sudah semakin gawat.

Menurut dia, banyak masyarakat yang mengeluhkan tebing-tebing banyak jatuh ke sungai. Bahkan, sampai menghantam badan jalan desa.

Akibat lain, karena tebing-tebing jatuh, terjadi pendangkalan-pendangkalan di sungai Kuantan.

“Bahkan, menghantam jalan-jalan desa. Karena desa yang ada di Kuansing dan Indragiri, umumnya semenisasi jalan di pinggir sungai,” kata Mardianto.

“Bahkan ada rumah tinggal juga jatuh ke sungai,” tambah dia.

Namun, untuk memperbaiki atau membangun turap penahan abrasi sungai ini, kata Mardianto, sedikit sulit.

Sungai Kuantan/Indragiri ini kini berada di bawah Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS), yang anggarannya harus dari APBN RI. Dengan demikian, perbaikan atau pembangunan turap tak bisa dianggarkan di daerah, baik kabupaten ataupun provinsi

“Sehingga susah kita,” kata dia.

Padahal, kata Mardianto, kondisi sekarang sudah sangat darurat. Di daerah Gunung Toar, Kuansing, ada jalan turun kebawah dan masuk sungai akibat abrasi.

“Kedepannya perlu dievaluasi, diberi kelonggaran untuk penganggaran. Misal, turap tak boleh dibangun dengan APBD provinsi, kalau turap itu normal-normal saja. Tapi kalau kejadian turap rusak, musibah, dibuka peluang boleh dianggarkan dari APBD provinsi,” kata Mardianto.

“Karena terlalu jauh pusat meninjau abrasi mendadak, sementara yang ambruk jalan desa untuk pertanian atau perkebunan, menunggu APBN, kan jauh. Tapi bagaimana polanya, itu ada di Kemendagri,” pungkas dia. (bpc4)

Tags: abrasiabrasi sungaiKuantanSungai kuantan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Abrasi di sungai Indragiri
Regional

Tinjau Abrasi di Sungai Indragiri, Pj Gubri Siapkan Rencana Pembangunan Pakai Kaki Seribu

...

Read moreDetails
Ekosistem Mangrove Riau

Ekosistem Mangrove di Riau Alami Degradasi Parah Akibat Pembalakan Ilegal

Longsor di Inhil juga Sebabkan Jalan Lintas Rusak Parah

Abrasi Rohil

Kantor Bupati Rohil Berpotensi Tenggelam Akibat Abrasi, Segini Dana yang Diminta Pemkab Rohil untuk Bangun Turap

abrasi terpanjang di indonesia

Gubri Sebut Abrasi di 3 Pulau di Riau Ini Terpanjang di Indonesia

Rawan abrasi

Musim Hujan, Sejumlah Daerah di Riau Rawan Abrasi

Next Post

Satgas: Vaksin Moderna Sudah di Riau, Khusus Booster Nakes

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.