• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Walhi: Separuh Titik Panas Terjadi Lahan Konsesi Korporasi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 Agustus 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mencatat sepanjang Januari-Juli 2019, tercatat ada 4.258 titik panas.

Yang menjadi perhatian, 2.087 titik panas tersebut disebutkan Walhi berada di lahan konsesi dan Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG). Ditambahkan Walhi, ada 613 korporasi yang beroperasi di lahan konsesi dengan titik panas tersebut.

“Pemerintah harus tegas kepada korporasi-korporasi ini,” ujar Manajer Kampanye Pangan, Air, dan Ekosistem Esensesial Kelas Walhi, Wahyu A Perdana, dikutip dari CNN Indonesia, Jumat 2 Agustus 2019.

Baca : 54 Hotspot Sambut Kedatangan Kepala BNPB, Tersebar di Sembilan Daerah di Riau Hari Ini

Dilanjutkan Wahyu, pihaknya tidak setuju jika aparat pemerintahan seperti TNI dilibatkan dalam pemadaman kebakaran lahan dan hutan yang berada di lahan konsesi. Harusnya, pemerintah bersikap tegas, dan melakukan upaya paksa agar korporasi memadankan dan memulihkan kebakaran yang ada di lahan konsesinya.

“Dalam pasal 88 Undang-Undang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, semua yang melakukan perusakan lingkungan mempunyai dua tanggung jawab, yaitu ganti kerugian dan memulihkan tanpa perlu unsur pembuktian kesalahan,” jelas Wahyu.

Hingga hari ini, sudah empat hari Riau terpapar kabut asap. Warga juga sudah berdatangan ke puskesmas mengeluhkan sesak napas. (bpc2)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Dianggap Tak Sesuai dengan Era Digital, Regulasi Soal Perlindungan Konsumen Perlu Ditata Ulang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.