Wako Pekanbaru Keluarkan Instruksi Penanganan DBD

Jumat, 13 Februari 2015 17:28
Wako Pekanbaru Keluarkan Instruksi Penanganan DBD
BERTUAHPOS.COM , PEKANBARU – Merespon meningkatnya jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang telah menelan korban jiwa, akhirnya Walikota Pekanbaru, Firdaus MT mengeluarkan surat instruksi, Jumat (13/02/2015).Â
Â
Surat tersebut berisi langkah- langkah penanggulangan wabah DBD, agar tidak menjangkit kepada orang lain.Â
Â
Sebelumnya Kepala Dinas (Dinkes) Pekanbaru, Helda S Munir menyatakan angka 160 kasus yang diterima pihaknya saat ini jauh meningkat dari tahun 2014. Bahkan helda sudah menyiapkan rekomendasi penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) jika kasus DBD terus meningkat.
Â
Berikut isi surat intruksi dari Walikota Pekanbaru, Firdaus MT:
Â
1. Camat, lurah, RW, RT, kepala sekolah dan seluruh komponen masyarakat untuk melaksanakan gotong royong massal secara serentak pada Sabtu-Minggu tanggal 14-15 Februari 2015 di lingkungan dan wilayah kerja masing-masing.
Â
2. Melaksanakan gerakan 3 M plus, yaitu: a. menguras dan menyikat tempat penampungan air minimal satu kali seminggu secara teratur. b. menutup rapat tempat penampungan air. c. Mengubur barang barang bekas yang bisa
menampung air hujan.Â
PLUS: memberantas jentik nyamuk dengan menghindari gigitan nyamuk dengan:
a. menabur bubuk abate di tempat penampungan yang tidak mungkin dikuras secara berkala
b. memelihara ikan pemakan jentik
c. mencegah gigitan nyamuk dengan pakai kelambu
d. memasang kawat kassa pada ventilasi udara
e. mengusir nyamuk dengan obat nyamuk
f. tidak membiasakan menggantung pakaian di kamar.
Â
3. Kepada Kepala Dinas terkait yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Pendidikan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air , Dinas Pasar, Badan Pemberdayaan Perempuan Masyarakat, Keluarga Berencana(BPPMKB), dan Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru memberikan dukungan sepenuhnya.
Â
4. Apabila ada kasus di masyarakat dengan gejala demam 39 derajat celcius untuk dapat segera di bawa ke Sarana pelayanan Kesehatan dan melaporkan ke Puskesmas terdekat. (riki)