• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Wajah Monumen Pengibaran Bendara Pertama di Riau

Tim Redaksi by Tim Redaksi
10 November 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Semangat perjuangan tampaknya sudah tak tergambar lagi pada monumen yang sering dikatakan warga sebagai monumen pengibaran bendera pertama di provinsi Riau, saat memasuki jalan Riau tepat di sisi kanan depan kediaman walikota Pekanbaru, terlihat monumen pengibar bendera pertama terselimuti semak belukar dan ditemani onggokan tanah pembokaran bekas kantor PU provinsi Riau.

Warga sekitar monumen pengibaran bendera pertama, Khairi, mengaku telah 25 tahun tinggal di jalan Riau persis di seberang monumen pengibaran bendera pertama, menurut dia, pembongkaran telah berlangsung selama 2 tahun terakhir.

“Kabarnya mau di bangun taman kota, tapi gak tau kapan dibangunnya,” sebutnya Selasa (10/11/2015).

Lebih lanjut dia sangat menyayangkan kondisi monumen yang terbengkalai, menurutnya semangat perjuangan sudah tak tidak dirasakan masyarakat Riau.

“sudah hilang semangat perjuangan masyarakat kita ini, kalau difikir fikir banyak monumen bersejarah di Pekanbaru, contohnya batu satu, dua dan 3, rata rata masyarakat kita bukannya tidak tau, tapi tidak mau tau,” ujarnya.

Selain itu, warga asli kelahiran Pekanbaru, Rajab Smoly, yang tinggal sejak tahun 1949 menjelaskan orang yang melupakan sejarah bukanlah manusia yang sebenarnya, sebab sudah terlalu banyak sejarah yang dirubah, tanpa sepengetahuan masyarakat

“Kalaupun tahu kita hanya diam saja, ketika monumen pengibaran bendera pertama tersebut aslinya, bukanlah posisi disana,” pungkasnya (nova)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

RLH Tak Tepat Sasaran, Warga Muara Fajar Datangi Wawako

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.