• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Wahsyi bin Harb, Pembunuh Hamzah bin Abdul Muthalib dan Nabi Palsu Musailamah Al-Kadzab

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 Mei 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Saat peperangan Uhud berkecamuk, Hamzah berperang dengan gagah berani. Dengan pedangnya, tak ada musuh tak tumbang. Bahkan, ketika berhadapan dengan kavaleri musuh yang menaiki kuda, Hamzah tak segan membabat kaki kuda tersebut dan menjatuhkan musuh yang diatasnya.

“Aku adalah singa Allah. Aku adalah putera Abdul Muthalib,” seru Hamzah sambil terus berperang.

Yang tak Hamzah sadari, ada seorang budak kulit hitam yang mengawasinya. Budak tersebut bernama Wahsyi bin Harb.

Tuannya, Jubair ibn Muth’aim telah berjanji, jika Wahsyi bisa membunuh Hamzah, maka dia merdeka, tak lagi menjadi budak.

Hanya dengan alasan itulah Wahsyi pergi ke medan perang, membunuh Hamzah dan menjadi merdeka. Wahsyi yakin bisa membunuh Hamzah, karena dirinya merupakan pelempar tombak yang handal.

Namun, di medan perang Uhud, Wahsyi menjadi ketakutan saat melihat Hamzah. Di persembunyiannya, Wahsyi menyaksikan kehebatan Hamzah yang dihitung sudah menjatuhkan 30 pasukan kafir Quraisy.

Wahsyi yakin, jika dirinya keluar dan melempar tombaknya, maka Hamzah bisa melihatnya, dan pasti dia akan terbunuh.

Tak lama, ada seorang kafir Quraisy bernama Siba’ ibn Abdil Uzza yang menyerang Hamzah. Namun, Siba’ segera tersungkur karena pedang Hamzah. 31 orang kafir Quraisy kini telah menjadi tumbang ditangan Hamzah.

Wahsyi semakin ketakutan. Namun, dia juga tak mau kembali ke Makkah sebagai budak. Rasa ingin merdeka dari budak menguatkannya untuk meneruskan niat membunuh Hamzah.

Di suatu ketika, Hamzah yang sedang bertarung terjatuh, dan punggungnya mengenai tanah. Saat itulah, baju besinya tersingkap ke atas, dan membuat bagian perutnya tak terlindungi.

Wahsyi segera memusatkan perhatiannya, dan saat yang tepat, dia melemparkan tombak ke perut Hamzah. Tombak tersebut tepat mengenai perut Hamzah.

Hamzah melihat sekelilingnya, dan melihat ada seorang budak kulit hitam mendekatinya. Hamzah berusaha mendekati budak tersebut dan berusaha menyerangnya, namun luka di perutnya membuatnya terjatuh.

Akhirnya, Hamzah gugur dan mendapatkan mati syahid. Gugurlah seorang pahlawan Islam, yang selalu membela Rasulullah SAW.

Saat Rasulullah SAW menaklukkan kota Mekkah, Wahsyi melarikan diri ke Thaif. Namun, Rasulullah SAW kemudian mengampuni Wahsyi, sehingga dia kembali ke Mekkah. 

Kemudian, Wahsyi berangkat ke Madinah dan menyatakan masuk Islam di hadapan Rasulullah. Meskipun, saat mengetahui Wahsyi-lah yang membunuh Hamzah, Rasulullah memalingkan wajahnya.

Wahsyi tahu, meski dirinya telah bertaubat, namun tindakannya di masa lalu tetap menyisakan luka. Dia telah membunuh seorang pahlawan Islam dengan cara yang tidak jantan.

Setelah Rasulullah SAW wafat, khalifah Abu Bakar menghadapi Perang Riddah melawan nabi palsu, Musailamah Al-Kadzab. Abu Bakar mengirimkan pasukan yang dipimpin oleh Khalid bin Walid.

Wahsyi tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dia segera bergabung dengan pasukan Khalid. Tujuan Wahsyi hanya satu, menembus dosanya dengan membunuh nabi palsu atau mati syahid.

Akhirnya, pasukan kaum muslim berhasil mendesak pasukan Musailamah Al-Kadzab. Wahsyi terus mendesak kedepan, dan saat melihat Musailamah, dia segera melemparkan tombaknya.

Tombak tersebut melesat dan tepat mengenai sasaran. Namun, pada saat yang sama, ada prajurit Anshar yang juga melompat dan menebas Musailamah.

Hanya Allah SWT yang tahu, siapa yang berhasil membunuh Musailamah. Jika Wahsyi yang membunuh Musailamah, maka dia berhasil menebus dosanya, dan mendapatkan ganjaran sebagai orang yang membunuh musuh islam. (bpc2)

Disadur dari buku Abdul Hamid Jaudah al-Sahhar, dengan judul: Perang Uhud, Kisah Pertempuran Sarat Pelajaran Hidup yang Tak Terlupakan, Terbitan Qalam, Jakarta.

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Kadis PU Bengkalis Beri Memo Paket dan Perusahan Pemenang Proyek MY

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.