Udara Belum Sehat, Sekolah Tetap Libur

Senin, 17 Maret 2014 09:26
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kabut asap di Kota Pekanbaru mulai menipis setelah beberapa hari yang lalu diguyur hujan lebat. Para pelajar sudah diperbolehkan kembali melakukan aktivitas di sekolah. Kecuali Play group, TK, dan murid SD kelas 1-3, mereka tetap harus libur.

Informasi masuk sekolah sudah diinformasikan kepada seluruh Kepala sekolah dan guru SD, SMP. SMA/SMK sederajat di Pekanbaru melalui SMS yang dikirim oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abd Jamal. 

 
“Untuk play group, TK, dan murid Kelas  1-3 SD tetap libur.Meski kabut asap menipis, namun dari analisa  dan pertimbangan ahli kesehatan serta Badan Lingkungan Hidup (BLH), kondisi udara Pekanbaru masih dalam tingkat tidak sehat,” ujar Igot.

Walikota turut mengingatkan agar  anak-anak tetap menggunakan masker selama aktfitas di luar rumah. “Kepada para orang tua, agar memantau anaknya untuk tidak dibiarkan beraktifitas di luar rumah, bila perlu juga diharapkan mengenakan masker,” sambungnya.

Baca: Kemana Perginya Tugu Adipura Kota Pekanbaru?

Selain itu Igot menyampaikan aktivitas belajar mengajar khusus Siswa PAUD, TK dan SD kelas 1-3, akan diizinkan bila kondisi udara Sudah status Sehat. “Karena sesuai informasi kabut asap ini selain menganggu saluran pernafasan juga bisa berdampak pada perkembangan otak anak,” jelasnya.


Seperti yang disampaikan Pemerintah Kota Pekanbaru, melalui rilis yang dikirim Kepala Bagian (Kabag) Humas Ingot Ahmad.  “Walikota Pekanbaru, Firdaus MT mengintruksikan mulai Senin (17/03/2014) seluruh SD, SMP,SMA/SMK sederajat kembali bersekolah,” ujarnya. 

Papan informasi libur seperti di dekat Sekolah As shofa, Jalan Tuanku Tambusai, sudah tidak terlihat. Hal dikarenakan kabut asap mulai berkurang setelah diguyur hujan.
 

Pantauan di Papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di depan Walikota Pekanbaru pada hari Senin(17/03/2014) memang menunjukkan kualitas udara tidak sehat.  Namun hal ini jauh membaik dari hari sebelumnya yang tingkat pencemarannya berbahaya. (riki)