Tunda Larangan Jual Minyak Curah Buat Disperindag Bengkalis Bingung

Kamis, 10 Maret 2016 10:49

BERTUAHPOS(BPC), BENGKALIS– Dinas perdagangan dan perindustrian kabupaten Bengkalis kembali mengumumkan bahwa  terkait  larangan penjualan minyak goreng  curah dan diganti dengan minyak kemasan. Larangan ini  ditunda hingga 1 April 2017.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Bengkalis, Raja Erlangga, mengatakan kepada bertuahpos, Kamis (10/03/2016), terkait sosialisasi peraturan  yang telah diterbitkan menteri Perdagangan Nomor 80 tahun 2014  yang mewajibkan minyak goreng yang dijual harus  didalam kemasan dan berstandar SNI, Larangan penjualan minyak goreng curah  akan ditunda hingga tanggal 1 april 2017 mendatang,

Padahal sebelumnya dinas perdagangan dan perindustrian perdagangan telah menegaskan kepada para penjual agar tidak menjual minyak curah ini, dan menggantikan dengan minyak kemasan yang harus ada standar SNI  nya.

“Kita juga menjadi bingung  karena pihak kita telah mengsosialisasikan kepada seluruh pedagang dan para penjual  agar tidak  menjual minyak curah, dan kita juga menegaskan mulai tanggal 31 maret tidak boleh ada yang menjual minyak curah lagi,” ujarnya Erlangga lagi.

Baca: Tidak Hanya Rohil, Lumba-Lumba Juga Terdampar di Pantai Solop Inhil

“Kini keputusan penundaan  tersebut  ini  dikarenakan, kemaren kita  mengadakan rapat di  provinsi, kita mendapat informasi dari pemerintah provinsi   terkait  pemberlakuan peraturan mentri pergadagan  nomor 80 tahun 2014 tentang larangan menjual minyak curah ini ditunda  sampai 1 April tahun 2017,” tegas Raja Erlangga.

Kata Erlangga penundaan ini  dilakukan karena adanya  masukan dari yayasan lembaga konsumen  Indonesia (YLKI), mengingat keadaan masyarakat yang ekonominya masih rendah dan  sulit untuk menjangkau pembelian minyak kemasan.“Penundaan ini sudah yang ketiga kali,  berkaitan hal itu kita juga bersama pemerintah profinsi agar  menyampaikan kepada pusat agar penundaan tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Dinas perdagangan dan perindustrian juga  berharap kepada pemerintah pusat agar  keputusan ini benar adanya, dan para pedagang juga  bisa melaksanakan dan menjalankan aturan yang ada.

Pengumuman ini telah ditegaskan, dan diharapkan kepada para penjual minyak goreng  curah, boleh menjual kembali minyak curah dan mengedarkannya kepada masyarakat lagi. karena selama ini masyarakat  juga lebih banyak menggunakan minyak curah dibandingkan minyak kemasan yang dijual dengan harga yang lebih Tinggi.

Penulis: Sifa