Tak Pakai Baju Melayu, Gubri Merasa Bersalah

Kamis, 12 Juni 2014 19:04

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sosok Gubernur Riau (Gubri) Annas Maamun memang identik dengan Melayu. Jadi wajar saja jika ia pun merasa bersalah saat tak mengenakan busana Melayu dalam sebuah acara resmi.


Seperti kali ini, ia tidak menggunakan pakaian adat Melayu di acara resmi yang diadakan Lembaga Adat Melayu Riau, Kamis (12/6/2014) di kantor LAM, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Gubri menyampaikan permintaan maaf dalam sambutannya.


Annas Maamun mengira acara itu hanya sebatas silaturhmi biasa dengan pengurus LAM provinsi saja. Sehingga ia datang ke kantor LAM hanya menggunakan pakaian dinasnya yang berwarna coklat. Tapi setelah masuk ke dalam, ternyata seluruh ketua LAM kabupaten/kota juga hadir.


“Mohon maaf lah Pak ya, saya tidak pakai baju Melayu. Saya kira silaturahmi biasa saja tadi,” tuturnya.

Baca: 27 Ribu Lebih Penderita ISPA di Riau Hanya Diberikan Fasilitas Rawat Jalan


Dalam acara silaturahmi tersebut turut hadir Sekeretaris Provinsi Riau Zaini Ismail dan Ketua LAM Riau Tenas Efendi. Selain itu juga dihadiri Humas Pemprov Riu Yoserizal. (syawal)