• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sudah Terlanjur Jualan, Disperindag Minta Pedagang Baju PJ Jangan Tambah Stok

Tim Redaksi by Tim Redaksi
6 Februari 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU– Kementerian Perdagangan melalui Direktur Jenderal (Sekjen) Standarisasi Perlindungan Konsumen (SPK) mempertegas larangan menjual pakaian bekas impor di Indonesia. Hal ini guna mengantisipasi penyebaran bakteri maupun virus yang berasal dari pakaian bekas yang tidak steril.
 
Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru juga telah turun melakukan tinjauan di beberapa lokasi seperti pasar Kodim Pekanbaru yang dijadikan pusat penjualan pakaian bekas. 
 
“Kita sudah tinjau dan pedagang kita himbau untuk tidak menambah pakaian bekas lagi untuk dijual kembali,” katanya Jumat (06/02/2015).
 
Namun dirinya mengaku serba salah. Pasalnya baju bekas atau biasa di sebut PJ ini didapatkan pedagang dengan membeli dari grosir di daerah lain.  
 
“Kita memang dilema. Kita sudah turun dan tanyakan ke pedagang, ternyata mereka mendapatkan dari Tembilahan maupun Selat Panjang. Yang dilarangkan pakaian yang di impor, sedangkan mereka membeli antar pulau maupun daerah lain yang masih di Riau,” katanya. 
 
Sehingga pihaknya jadi serba salah, apakah melakukan penarikan pakaian bekas tersebut atau tidak. “Kalau kita suruh tarik, jua sulit. Mau menjual apa lagi mereka. Siapa yang mau mengganti modal mereka, karena itu mereka beli kontan,” sebutnya.
 
Menurut Irba larangan tersebut semestinya diefektifkan ke pintu-pintu masuk baju bekas tersebut. “Kalau di Tembilahan atau Selat Panjang, maunya kita Disperindag sana yang memperketat. Kalau kita di sinikan hulunya, jadi serba salah,” katanya.
 
Namun sesuai intruksi yang dikeluarkan pihaknya akan tetap akan turun lapangan dan melakukan pengawasan dan meminta pedagang tidak lagi menambah pakaian bekas yangvakan dijual. Sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) disperindag Pekanbaru.
 
Seperti yang diketahui Kegiatan impor pakaian bekas melanggar Undang-undang (UU), dalam UU No. 7/2014 tentang perdagangan disebutkan impor barang harus dalam keadaan baru. Untuk pakaian bekas, Kemendag telah melarang kegiatan impornya. 
 
Selain itu, di dalam Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Kepmenprindag) No. 230/1977 dan aturan revisi Kepmenperindag No. 642/2002 seluruhnya mengatur larangan mengimpor pakaian bekas atau disebut gombal baru. Larangan ini terjadi pada saat Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. (riki)
 
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post

Pedagang di Pekanbaru Diminta Turunkan Harga Sembako

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.