Setelah Asap Pergi, Datang Musibah Banjir di Riau

Selasa, 09 Februari 2016 19:24

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Masih segar diingatan bagaimana seluruh wilayah Provinsi Riau terkena dampak Kebakaran HUtan dan Lahan (Karlahut) pada akhir 2015 lalu. Bahkan musibah akibat kebakaran lahan oleh perusahaan ini sebabkan masyarakat terpaksa hirup udara yang berbahaya. (Baca: Warga Kesal, Kabut Asap Macam Tradisi Saja di Riau)

Kini, awal tahun 2016, saat bencana asap dirasa sudah bisa ditangani. Musibah banjir datang, merendam hampir seluruh wilayah Riau. Bahkan ribuan orang telah diungsikan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau serta Pemerintah daerah diuji. Di mana para korban banjir saat ini membutuhkan bantuan baik makanan, minuman, serta obat-obatan.

Sebenarnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi akan terjadi  banjir di Riau akibat cuaca ekstrem. Curah hujan tinggi akibat kondisi dinamika atmosfer global saat ini dimana Monsoon dingin Asia menunjukkan pola angin baratan yang dominan yang menandakan musim hujan masih konsisten terjadi di wilayah Indonesia, khususnya Riau. (Baca: Akhir Pekan, BMKG Riau Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Sosial sudah memberikan bantuan 1 ton lebih beserta paket makanan untuk wilayah Kabupaten Kampar. Dinsos saat ini, sedang menunggu pendataan dari sejumlah kabupaten lain yang terendam banjir, selain di Kabupaten Kampar. “Kami takut juga stok habis,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Syarifuddin kepada bertuahpos.com, Selasa (09/02/2016). (Baca: 1 Ton Beras Disalurkan Daerah Banjir, Dinsos Riau: Kami Takut Kehabisan Stok)

Baca: Cuaca Cerah, Riau Tetap Ada Titik Hotspot

Namun secara tegas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjulaindi Rachman mengintruksikan agar dinas terkait fokus dalam pemberian bantuan. Seperti saat ditanya rekanan wartawan soal cadangan bantuan logistik bantuan banjir, dia menyebutkan bahwa Pemprov Riau tidak fokus pada masalah persediaan, melainkan lebih kepada penanganan musibah banjir yang saat ini sedang melanda wilayah di Riau. “Kalau beras habis, minta lagi ke pusat. Kita tak usah bicara angka dululah. Yang jelas saat ini, apa yang sedang dibutuhkan masyarakat, itu dulu yang kita dulukan,” tuturnya. (Baca: Plt Gubri Soal Bantuan Banjir: Kalau Beras Habis, Minta Lagi ke Pusat)

Di tempat terpisah, Badan Usaha Logistik (Bulog) Divre Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) menuturkan siap menyalurkan kesediaan beras untuk membantu korban banjir. Sebab tiap tahunnya masing-masing daerah memiliki jatah beras khusus bila terjadi bencana. “Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tiap tahun kita sediakan jika sewaktu-waktu ada musibah,” kata Hendra Gunafi, Humas Bulog Riau Kepri, Selasa (09/02/2016). (Baca: Bulog Riau Kepri Alokasikan Beras Untuk Bancana 1400 ton).

Saat ini Pemprov Riau beserta pemerintah daerah dan relawan berjibaku berusaha memberikan bantuan serta mengevakuasi warga yang masih berada atau berkemungkinan dilanda banjir kembali. Bantuan untuk para korban, dan masyarakat berharap agar banjir segera surut. (Riki)