• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Serapan Beras Lokal Bulog Riau Kepri Tidak Capai Target

Tim Redaksi by Tim Redaksi
28 November 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU- Hingga penghujung November ini, Badan Urusan Logistik (Bulog) masih upayakan serapan beras petani lokal Riau dan Kepri. Pasalnya beras yang diserap masih jauh dari target.

Hal itu diakui Kepala Bagian (Kabag) Humas Bulog Riau dan Kepri, Hendra Gunafi kepada kru bertuahpos.com. “Hingga saat ini serapan beras lokal sudah mencapai 1075 ton, naik sedikit dari tahun 2015 yang terserap 1038 ton,” katanya, Senin (28/11/2016).

Hendra tak menampik pencapaian itu masih jauh dari target. “Tahun ini awalnya ditargetkan 5 ribu ton beras lokal, namun kemudian direvisi menjadi 3 ribu ton. Memang kita akui belum capai target,” sebutnya.

Untuk pembelian beras petani lokal Bulog Divre Riau mengacu pada Harga Pokok Pembelian (HPP) Pemerintah yakni Rp 7.300 per kilogram. Sementara pihak swasta mematok lebih tinggi dari HPP tersebut. Membuat petani enggan jual beras ke Bulog karena adanya selisih harga.

“Swasta berani membayar atau istilahnya memodalkan petani sebelum panen. Sementara Bulog tidak bisa begitu, karena sistem cash and carry. Itu yang membuat serapan kita tidak capai target,” jelasnya.

Meski demikian Hendra optimis angka Serapan beras petani lokal masih bisa ditingkatkan. “Masih ada satu bulan lagi, kita berharap serapan beras lokal bertambah. Karena ini bentuk upaya kita menyelamatkan petani dari jatuhnya harga gabah atau beras saat panen raya,” ujarnya.

Penulis: Riki Ariyanto

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post

Kami Punya Sertifikat, Kebun Ini Untuk Hidupi Keluarga

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.