• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pernikahan Beda Usia yang Jauh, Dekan Psikolog UIR: Orientasi Seksual yang Salah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 Juli 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Menikah merupakan hal yang biasa dilakuakan sepasang kekasih. Pernikahan mnjadi tidak biasa ketika usia kedua mempelai memiliki jarak yang jauh. Seperti yang baru saja terjadi di Palembang beberapa waktu lalu di Palembang. Dimana seorang remaja berusia 16 tahun, menikah dengan seorang nenek berusia 71 tahun.

Menurut Yanuar, yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR), fenomena ini sebenarnya sudah lama terjadi. “Fenomena menikah dengan pasangan yang terpaut usia yang sangat jauh, sebenarnya sudah ada sejak zaman dulu,” paparnya.

Yanuar menjelaskan, fenomena ini merupakan orientasi seksual yang salah. “Orientasi kaitannya ke arah seksual yang kurang pas berdasarkan fitrahnya, dimana ada remaja menyukai yang sudah tua,” jelasnya.

Pria berjenggot ini mengatakan, untuk fenomena ini terbagi lagi menjadi dua, yakni Oedipus Complex dan Pedofil. “Yang membedakan, Oedipus Complex memiliki pertalian darah antar kedua mempelai, sementara pedofil tidak, sekarang tinggal lihat apa mempelai memiliki hubungan darah atau tidak?” ujar Yanuar.

Terakhir, Yanur juga menjelaskan, fenomena ini berisifat tidak masif. “Sifatnya tidak masif, hanya segelintir orang saja,” ujar Yanuar. (bpc9)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post

Pemindahan Ibu Kota ke Palangkaraya Kajiannya Harus Dalam

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.