Pengembangan Sektor Perikanan di Riau Sangat Lemah

Jumat, 09 Juni 2017 09:40

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pengembangan sektor perikanan di Riau sangat lemah. Bahkan, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Provinsi Riau tidak punya data lengkap. Mulai dari data potensi, produksi dan pemasaran diakui tidak terkelola secara baik. 

Hal ini membuat Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman memilih jalur lain. Yakni dengan cara membebankan kepada pimpinan instasi itu untuk merapikan dan melakukan pendataan terhadap potensi perikanan di Riau terlebih dahulu. 

Ini sejalan dengan program pengembangan sektor kelautan yang menjadi fokus pembangunan Pemprov Riau pada tahun 2018 nanti. Potensi perikanan harus didata terlebih dahulu dari sekarang. 

Setelah itu, barulah merampungkan soal data produksi dan potensi pasar untuk pengembangannya. “Di Diskanlut Riau sekarang, saya yakin mereka tidak punya data itu. Inilah yang harus diperbaiki sekarang,” katanya, Jumat (9/6/2017). 

Baca: Pemprov Optimis Riau Bersinergi dengan Pembangunan Nasional

Mulai sekarang, Diskanlut sudah harus punya data itu. Termasuk pemetaan zona potensi dan produksi per kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Percayalah, kata Andi Rachman, potensi sektor laut di Riau ini tidak akan kalah dengan daerah lain di Indonesia.

Ada banyak bukti untuk meyakinkan itu. Dirinya bahkan sudah melihat langsung, apa yang sudah dilakukan olek sekelompok masyarakat di beberapa lokasi, bisa menciptakan nilai ekonomi baik bagi penghidupan mereka. Termasuk lapangan pekerjaan baru. 

Itu tentu saja masuk dalam bagian proyek pemerintah dalam menopang perekonomian masyarakat ke depannya. Termasuk penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) besar bagi Riau. Sementara, hasil produksi masyarakat itu keluar terus dari Riau.

Besar harapannya, bahwa political will sektor perikanan ini memang selayaknya baik ke depan. Padahal sejak dulu perikanan menjadi ikon Riau.

“Orang di Indonesia ini tahu kalau Bagansiapiapi adalah tempat produksi ikan yang besar. Bengkalis punya jenis ikan-ikan unggulan. Bahkan di Meranti, setelah pisah dari Bengkalis juga masih menyimpan potensi ikan yang banyak. Perlu penguatan kembali dan dukungan dari pemerintah untuk membangkitkan sektor ini,” tambahnya. (bpc3)