• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pengacara Marwan Sebut JPU Telah Dzalimi Kliennya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
28 Januari 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kepada awak media, pengacara terdakwa Marwan Ibrahim mengaku bahwa tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut kliennya 9 tahun penjara berikut dengan denda adalah bentuk penzaliman.
 
Mantan Sekda Bupati Pelalawan ini, melalui pengacaranya Tumpal Hutabarat mengatakan bahwa tuntutan JPU sarat dengan rekayasa fakta yuridis. “Kita menilai bahwa tuntutan tersebut jelas suatu bentuk penzaliman,” katanya usai Sidang Marwan Ibrahim di Kantor PN Pekanbaru, Rabu (28/01/2015).
 
Dia menambahkan indikasi-indikasi tersebut terlihat dari hasil laporan tuntutan dari fakta persidangan yang berlangsung selama ini. Ada hal-hal urgen, menurut Tumpal tidak menjadi dasar pertimbangan JPU dalam mengajukan tuntutan.
 
Selanjutnya ia tetap melakukan upaya-upaya untuk melakukan pembelaan lewat nota pembelaan yang akan dibacakan minggu depan. “Kita berharap Majlis Hakim objektif dalam menilai dan mengambil keputusan nantinya. Kita akan berusaha semaksimal mungkin agar pembelaan-pembelaan kita nantinya akan jadi pertimbangan hukum yang meringankan,” tambahnya.
 
Sebelumnya, karena alasan waktu Majlis Hakim yang memimpin sidang terdakwa Marwan Ibrahim dlam kasus pengadaan lahan Komplek Perkantoran Bakti Praja, Kabupaten Pelalawan ini akhirnya menolak permintaan terdakwa yang disampaikan melalui pengacaranya Tumpal Hutabarat  
 
Setelah pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Romi Rozali Majlis Hakim mempersilahkan terdakwa untuk menyampaikan pembelaannya. Hakim Ketua, H AS Pudjuharsoyo SH, akhirnya memberi waktu kepada terdakwa untuk berdiskusi dengan pengacaranya.
 
“Majlis hakim yang terhormat, kami minta penangguhan waktu selama dua minggu untuk menyusun nota pembelahan. Mohon dipertimbangkan,” ujarnya.
 
Namun, penangguhan waktu selama dua minggu untuk menyusun nota pembelaan dinilai trelalu lama. Secara tegas akhrinya Majlis hakim menolak permintaan tersebut.
 
“Mengingat waktu yang sangat singkat, tempo waktu yang diberikan hanya satu minggu saja. Bagaimana,” tanya Pudjuharsoyo.
 
“Akan kami usahakan,” jawab Tumpal Hutabarat  
 
Pertimbangan lain atas keputusan lain, lanjut Hakim Ketua yakni terkendala masa penahanan terdakwa Marwan Ibrahim yang tidak bisa diperpanjang. Batas akhir masa penahanan Marwan pada tanggal 1 Februari 2015 nanti. Dengan kata lain tidak ada waktu untuk diulur-ulur. (melba)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Jumlah Koperasi Aktif di Pekanbaru Terus Meningkat Jadi 371

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.