Pekanbaru Segera Laksanakan MTQ Tingkat Kelurahan

Selasa, 23 Februari 2016 17:50

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama instansi terkait melakukan pembahasan persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kelurahan dalam waktu dekat ini.

“Tadi kita melakukan rapat persiapan untuk penjadwalan dan persiapan MTQ. Karena tahun ini Pemko Pekanbaru akan melakukan MTQ tingkat kelurahan, kecamatan dan nantinya tingkat kota. Kita juga akan menjadi tuan rumah tingkat provinsi,” katanya, Selasa (23/2/2016).

M Noer menambahkan pembahasan persiapan tersebut sengaja dilakukan agar persiapan menjelang dan saat acara MTQ berlangsung akan menjadi matang. Dihasil akhir nantinya, Pemko Pekanbaru menginginkan sukses sebagai pelaksana dan sukses sebagai tuan rumah.

“Kita menjadwalkan untuk MTQ tingkat kelurahan dilaksanakan pada akhir bulan ini, jika tidak memungkinkan pada akhir ini, maka kita akan melaksanakannya pada awal minggu pertama dan minggu kedua maret” jelas M Noer.

Baca: Baru Lion Air Ajukan Ekstra Flight ke SSK II Pekanbaru

Untuk pelaksanaan MTQ di tingkat kecamatan sendiri, tambahnya, direncanakan akan digelar pada minggu ketiga dan minggu ke empat di bulan maret 2016 mendatang. Jika paling lambat, MTQ tingkat kecamatan akan dilakukan pada akhir maret dan awal bulan April 2016.

“Untuk tingkat kota sendiri akan diharapkan pada bulan April mendatang bisa langsung dilaksanakan kegiatannya. Kita juga mengharapkan kegiatan ini sukses sebagai penyelenggara, tuan rumah dan siap menjadi juara,” tutupnya.

Sebelumnya perayaan MTQ sendiri pernah dilakukan pada tanggal 7 Maret 2015 lalu. MTQ ini sendiri merupakan MTQ tingkat kota setelah dilakukannya MTQ tingkat kelurahan dan kecamatan.

Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT secara resmi membuka MTQ ke-48 tingkat Kota Pekanbaru Tahun 2015. Kegiatan yang akan berlangsung hingga 12 April tersebut diikuti oleh 452 kafilah. Walikota Pekanbaru dalam sambutannya mengatakan moment MTQ bukan semata bertujuan mencari siapa yang terbaik dalam menguasai dan memahami Alquran.

Perlu diketahui bersama, MTQ ini sendiri telah ada di Indonesia sejak tahun 1940-an dan mulai berdirinya Jami’iyyatul Qurro wal Huffadz yang didirikan oleh Nahdlatul Ulama (NU). Sejak tahun 1968, saat Menteri Agama dijabat K.H. Muhammad Dahlan (salah seorang ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) MTQ dilembagakan secara nasional.

MTQ pertama diselenggarakan di Makassar pada bulan Ramadhan tahun 1968. Kala itu hanya melembagakan tilawah dewasa saja dan melahirkan Qari Ahmad Syahid dari jawa Barat dan Muhammadong dari Sulawesi Selatan.

Penulis: Iqbal