• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pasca Tertangkap Patrialis Akbar, MK Harus Siap Diawasi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
28 Januari 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC) – Anggota Komisi III DPR, Syaiful Bahri Ruray berharap Mahkamah Konstitusi (MK) membuka diri untuk diawasi. Menurutnya tidak ada institusi di negara demokrasi yang tidak bisa diawasi.

“Tidak mungkin ada sebuah institusi di negara yang mengakui dirinya sebagai negara demokrasi tidak bisa diawasi,” kata Syaiful usai menjadi pembicara sebuah diskusi di Gado-Gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Jakarta Pusat, Sabtu (28/1/2017).

Dia menyatakan MK haruslah membuka diri untuk diawasi menyusul ditangkapnya Patrialis Akbar yang kini sudah dibebastugaskan sebagai Hakim Konstitusi. Syaiful menyebut ini bukanlah kejadian pertama. Menurutnya, hal ini menjadi tamparan bagi Indonesia agar terus memperbaiki diri sebagai negara hukum.

“MK harus membuka diri, ini bukan tamparan pertama. Terlepas dari benar salahnya Pak Patrialis karena saya tidak masuk dalam materi perkara, tapi tamparan kedua ini memberi pelajaran Indonesia sebagai negara hukum belum selesai,” ujarnya.

Syaiful menambahkan keputusan hakim harusnya bisa diawasi dan bisa dievaluasi. Jika tertutup, maka menurutnya itu adalah bentuk sistem otoriter.

“Keputusan hakim itu terbuka untuk umum. Artinya bisa diawasi, bisa dievaluasi secara akademis oleh berbagai komponen bangsa. Kalau itu tertutup itu bahaya. Itu otoritarian style, kita nggak bercita-cita untuk itu,” ucap Syaiful.

Lebih lanjut, dia menambahkan pengawasan dapat dilakukan oleh Komisi Yudisial (KY). Syaiful berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

“KY itu sebagai lembaga evaluasi terhadap lembaga-lembaga peradilan di negara ini. Jangan tunggu kita sampai ditampar ketiga kali,” tuturnya.

Pengawasan terhadap MK menjadi sorotan setelah KPK menetapkan Patrialis Akbar sebagai tersangka kasus dugaan suap. KPK menduga Patrialis Akbar menerima hadiah atau janji senilai USD 200 ribu dan SGD 200 ribu. KPK turut menyita dokumen pembukuan perusahaan, catatan-catatan dan aspek lain yang relevan dengan perkara, voucher pembelian mata uang asing, dan draf putusan perkara nomor 129/PUU-XIII/2015 yang merupakan nomor perkara uji materi UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di Mahkamah Konstitusi.

Mereka yang dijadikan tersangka dalam kasus ini adalah Patrialis Akbar dan Kamaludin, selaku penerima suap. Kamaludin merupakan perantara dalam kasus ini. Sedangkan dua orang lain yang menjadi tersangka adalah Basuki Hariman dan Ng Feny selaku penyuap.

Sebelumnya, Ketua MK Arief Hidayat menyebut pihaknya siap disadap KPK. “Dan sudah saya katakan HP kami itu sudah pasti disadap oleh KPK dan kami juga mempersilakan KPK untuk menyadap,” ujar Arief di Gedung MK Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/1) lalu. (detik.com)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar
Otomotif

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

...

Read moreDetails
TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

Hyundai Tucson 2027 Hadir dengan Gleo AI dan Simak Keunggulan Lainnya

Hyundai Tucson 2027 Hadir dengan Gleo AI dan Simak Keunggulan Lainnya

J&T Cargo Perketat Pengiriman Paket Jelang Lonjakan Akhir Tahun

J&T Cargo Perketat Pengiriman Paket Jelang Lonjakan Akhir Tahun

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Next Post

Pasca Imlek, Harga Sembako Harus Tetap Diawasi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.