• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Oknum Dinkes Kampar Pungut Uang Pelicin Untuk Loloskan PNS

Tim Redaksi by Tim Redaksi
8 Oktober 2013
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM , BANGKINANG – Kampar belum bersih dari praktik percaloan dalam perekrutan dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Korban diiming-imingi bisa lulus jadi PNS apabila menyetor uang pelicin. Praktik curang itu terjadi di Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

Praktik percaloan itu dialami oleh empat orang. Di antaranya, Diah Triwahyuningsih, Agus Suryadi, Watiari dan Nanang Joko Priatno. “Mereka semua penduduk kampung. Memang orang pelosok sepertinya jadi sasaran ini,” ungkap Anggota Komisi I Juswari pada Tribun di Gedung Dewan, Senin (7/10/2013) siang. Ia sembari memperlihatkan bukti-bukti yang diperolehnya.

Juswari menyebutkan, pelakunya adalah oknum pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Kampar bernama Ernita Wira Astuti Andita. Saat ini, Ernita tercatat sebagai pegawai di Puskesmas Bangkinang. Namun, janji yang kepada korban, hingga kini hanya hisapan jempol semata.

Ia menuturkan, Diah Triwahyuningsih menyetor Rp. 80 juta dalam bentuk cicilan per bulan. Dijelaskan, Ernita meminjam uang sebesar Rp. 80 juta ke Koperasi Kesehatan. Kemudian, cicilan perbulannya dibayarkan oleh orang tua korban.

“Akad kredit sejak Mei 2013 lalu. Angsuran sudah berjalan sampai September,” katanya. Orang tua korban harus membayar angsuran di atas Rp. 2 juta perbulannya. Jumlah angsuran per bulan tidak sama.   

Korban lainnnya, Agus Suryadi. Menurut Juswari, korban sudah menyetor uang tunai sebesar Rp. 70 juta pada 6 Maret 2013 lalu. Kemudian, Watiarti sebesar Rp. 110 juta pada 28 Maret 2013 lalu. Bukti pembayaran berupa kuitansi.

Korban satu lagi, Nanang Joko Priatno yang telah menyetor secara tunai sebesar Rp. 65 juta. Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, oknum mengiming-imingi korban akan diangkat menjadi PNS melalui jalur penerimaan Kategori II. Dalam kuitansi disebutkan bahwa penerima harus mengembalikan uang apabila penyetor gagal jadi PNS.

“Ini sudah keterlaluan. Kemungkinan, masih banyak kasus-kasus lain yang belum terungkap,” kata Juswari. Oleh karena itu, ia mengingatkan pelaku segera mengembalikannya. Kepala Dinas Kesehatan diminta untuk memberi sanksi tegas. Jika tidak, ia mengancam bakal menggiring kasus itu ke ranah hukum.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Herlyn Rahmola belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan, Senin malam. Tiga nomor selulernya yang terdaftar pada Tribun tidak satupun bisa dihubungi. (tribunpekanbaru.com)
 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Runtuhnya Kejayaan Sang Logam Mulia Emas

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.