Ngeri, Ibu dan Putrinya Tewas Ditabrak Kereta Krakatau

Jumat, 09 Juni 2017 09:57

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Ibu dan putrinya tewas ditabrak Kereta Api Krakatau. Itu terjadi di perlintasan kereta api berpalang di Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Sang ibu, Nank Intianah (35) tewas saat dibawa ke rumah sakit. Sedang Aisyah Nur Aulia (6) meninggal di tempat.

Kereta api jurusan Blitar-Pasar Senen, Jakarta itu sempat menyeret motor Honda Vario Nopol AG 6555 JN yang dikendarai korban. Diduga Nanik kesiangan mengantar putrinya untuk masuk ke Taman Kanak-kanak, maka ibu ini menerobos palang pintu yang ada.

“Anaknya tewas di tempat, sedang ibunya meninggal dunia di rumah sakit,“ kata Kasi Humas Polsek Ngadiluwih Aiptu Anwar pada wartawan.

Menurutnya, motor yang dikendarai Nanik muncul dari arah barat. Saat itu perlintasan kereta sudah tertutup. Tapi, kata beberapa saksi, Nanik nekat menerobos. Motornya pun langsung dihajar kereta itu. Aisyah yang berdiri di depan terpental dari motor. Dia langsung meninggal di tempat.

Baca: Bupati Bengkalis Ajak Suku Sakai Membangun Negeri Junjungan

Bocah itu tewas dengan luka parah di kepala. Sedang Nanik terseret beberapa meter masih hidup. Nyawanya tak bisa diselamatkan ketika dibawa ke RS Gambiran Kediri.

Akibat kecelakaan ini, lalu lintas di kawasan ini macet total. Menurut Humas Daop VII Madiun Supriyanto, kendati sudah ada palang pintu, tapi itu bukan jaminan selamat. Palang pintu hanya menjaga batas aman antara kereta yang melintas dengan kendaraan lain.

“Jadi kita himbau masyarakat untuk mematuhi palang pintu, kendati itu tidak menjamin keselamatan,“ katanya. jss