• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Nelayan Riau Masih Butuh Perhatian Pemerintah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 April 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Wilayah Riau mengeluhkan regulasi dan tata kelola perikanan untuk nelayan Riau belum sepenuhnya memihak.

Ketua HNSI Riau Adriyan menyebutkan hampir seluruh nelayan di Riau masih belum diperhatikan. Dari lebih kurang 300 ribu jumlah nelayan di Riau, sebagian besar mengeluh persoalan yang sama.

“Perhatian dari pemerintah terhadap nelayan di Riau memang kita akui sangat kurang. Kondisi ini bisa dilihat dari masih banyaknya nelayan di Riau yang kesulitan menutupi kebutuhan hidupnya dari hasil tangkapan ikan,” katannya kepada bertuapos.com, Selasa (21/04/2015).

Salah satunya dapat diukur dari kebutuhan pangan untuk nelayan sungai atau nelayan kolam. Untuk sementara ini, HNSI akan mendata terlebih dahulu persolan perikanan dan nelayan di Riau. Diharapkan dengan langkah ini HNSI akan mencari solusi tepat untuk mengatasi persoalan nelayan.

“Namun secara umum persalahan yang bisa kita lihat memang soal perhatian pemerintah yang masih krang,” tambahnya.

Harga pakan ikan yang cukup tinggi saat ini, Menurut Adrian sangat berpengaruh terhadap pendapatan nelayan. Seringkali pendapatan dari hasil penjualan ikan masih kurang menutupi kebutuhan masyarakat nelayan.

Harusnya, pakan ikan yang tergolong tinggi tersebut juga menjadi potensi ekonomi tersenidiri bagi pendapatan pekerja ikan keramba, dalam rangka meningkatkan pendapatan.

“Kita punya sumber daya alam yang bisa dijadikan untuk pakan ikan. Pos-pos inilah yang harusnya juga tidak luput dari perhatian pemerintah,” tambah Adriyan. (melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Waspada! Pelalawan Kini Berstatus KLB Rabies

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.