• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

MUI Tuding Tiga Ponpes Ajarkan Paham Radikal

Tim Redaksi by Tim Redaksi
17 Juni 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), NTB – Majelis Ulama Nusa Tenggara Barat menyebut, terdapat tiga pondok pesantren (ponpes) di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengajarkan paham radikal. Mereka mengamalkan ajaran jihad yang salah, dengan membunuh orang di luar mereka.

Ponpes yang mengajarkan paham seperti itu berada di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu. Ponpes itu adalah Abu Bakar As Siddiq, Almadinah dan Usman bin Affan.

“Radikal ini mengajak bukan seperti pondok pesantren yang mengajarkan tentang pelajaran agama. Tetapi mengajak ke pemahaman jihad. Menurut mereka, jihad itu membunuh orang dan setiap orang di luar mereka itu kafir dan itu harus dibunuh. Tapi yang tiga ini belum mengarah untuk melakukan teror,” kata Ketua MUI NTB, Saiful Muslim di kantor MUI NTB.

Menurut Saiful, sebelumnya di Kelurahan Penatoi di Kota Bima juga pernah ada pondok pesantren yang mengajarkan ajaran radikal yang mengarah kepada aksi teror. Ponpes itu bernama Umar bin Khatab (UBK). Dulu sering melakukan latihan semi militer dan mendoktrin santrinya untuk melakukan jihad. Sebab mereka menganggap pemerintah sebagai thogut.

Di bulan Juli 2011 lalu, di pesantren ini pernah terjadi ledakan. Itu berasal dari bom yang diuji-coba pengasuh ponpes dan santrinya. Ledakan itu menewaskan satu orang. Bom itu akan digunakan untuk menyerang polsek-polsek terdekat.

Santri ponpes ini juga ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka membunuh anggota polisi di Polsek Bolo Kabupaten Bima. Itu karena santri ini menganggap polisi itu memata-matai ponpesnya.

“Kami bersama-sama dengan stakeholder di NTB, yakni Kapolda, Kabinda, Kebangpol dan Korem sering turun dan datangi ponpes UBK itu. Awalnya mereka sangat tertutup. Namun akhirnya lama-lama ada perubahan dan menjadi lebih terbuka. Sekarang sudah normal dan berganti nama menjadi Madani,” katanya.

Untuk mengantisipasi agar ideologi radikal di UBK tidak terulang, penyuluhan kontra radikal akan terus-menerus dilakukan di tiga pesantren Abu Bakar As Siddiq, Almadinah dan Usman bin Affan.

“Kita datangi terus ponpes itu agar mereka paham, bahwa dia adalah bagian dari negara ini. Dia harus berbuat apa untuk negaranya. Kira-kira seperti itu,” ujarnya. (jss)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Irwan Nasir: PAN Bukan Hanya Saya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.