• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Minim Sumber Air Faktor Penghambat Ketahanan Pangan Siak

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 Juni 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), SIAK – Kabupaten Siak merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Riau yang masih terjaga ketahanan pangannya. Namun, permasalahan minimnya sumber air menjadi penghambat utama untuk meningkatkan ketahan pangan di Siak.

Direktur Perkumpulan Elang, Susanto Kurniawan dalam acara lokakarya kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan di Siak, Kamis (4/5/2015) mengatakan, hal ini harus menjadi tugas besar bagi Pemerintah Kabupaten Siak bagaimana kedepannya agar bisa mewujudkan ketahanan pangan.

Dikatakannya, permasalahan utama di Kabupaten Siak yang menjadi kendalan bagi petani adalah minimnya sumber air terutama di wilayah Kecamatan Bunga Raya sebagai sentral penghasil padi.

Susanto menilai, Kabupaten Siak‎ merupakan sentral dari poduksi pangan padi khususnya di provinsi Riau. Namun masyarakat yang ada di Kabupaten siak cenderung lebih tertarik kepada komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, kebun karet dan lain sebagaianya‎.

“Pengairan di Siak ini sangat minim, sehingga banyak petani lebih fokus kepada komodity sawit maupun karet,” jelasnya.

Tidak banyaknya sumber air, membuat para petani hanya bisa panen satu kali dalam satu tahun. Melalui adanya lokakarya ini, dia berharap ada upaya tindak lanjut untuk meningkatkan hasil panen padi di Siak.

Sementara itu, Asisten II Pemkab Siak, Syafril Lenti, pemateri acara lokakarya mengakui,masalah terbesar yang dihadapi petani Siak adalah masalah air.

Pemkab Siak sendiri, sejauh ini sudah melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kekurangan tersebut. Misalnya, dengan menaikkan air sungai Siak, sehingga dibuat terusan sungai, diharapkan saat pasang akan terjadi benturan kepada terusan dan akan masuk ke sawah.

“Ternyata, waktu pasang naik di sungai Siak tidak sama. Sehingga terusan itu tidak bisa menaikkan air ke sawah. Sehingga sumber air pada sawah yang di cetak tidak ada,” terangnya.

Selama ini lanjutnya, petani hanya mengharapkan hujan turun. Sehingga, petani hanya bisa menanam setahun sekali. Padahal, pemkab sendiri telah mempunyai target bagaimana caranya petani harus bisa panen dua sampai tiga kali setahun.

“Sudah ada beberapa upaya yang dilakukan dengan membuat saluran dari Sungai Pesimsim dan memperdalam saluran, namun perlu tenaga cukup besar. Kuncinya air, dan perlu kebersamaan dan upaya selesaikan masalah ini,” tandasnya. (syawal)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Satria Young Star Sasar Anak Muda Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.