Meski Tertutup Awan, Warga Pekanbaru Masih Bisa Melihat GMT

Rabu, 09 Maret 2016 08:14

BERTUAHPOS.COM ( BPC), PEKANBARU – Meski terhalang oleh awan, gerhana matahari total (GMT) di Pekanbaru masih bisa dinikmati warga. Meskipun demikian, antuasias warga untuk melihat GMT sangatlah besar.

Walau awalnya terlihat mendung, dan matahari tak tampak, sekitar pukul 7.25 awan mendung yang mengelilingi langit Pekanbaru, perlahan mulai hilang. Sehingga dengan mata telanjang, masyarakat pekanbaru bisa melihat bayangan gerhana matahari.

Dewi Talanai salah seorang warga Pekanbaru tidak menyangka bisa melihat fenomena langka ini. “Itu Gerhana matahari, kirain enggak bisa dilihat dari sini,” ujar Dewi kepada bertuahpos.com, Rabu (9/3/2016).

Perlu diketahui, fenomena gerhana matahari penuh yang ditunggu-tunggu pada tanggal 9 Maret 2016 nanti adalah salah satu peritiwa yang pertama sekali terjadi pada abad ke 21. Pasalnya, dari beberapa hasil penelitian bahwa fenomena serupa pernah terjadi pada tahun 1983.

Baca: 15 Nominasi Calon KIP Diteruskan Ke DPRD

Kemungkinan besar Indonesia akan mengalami peristiwa itu kempali pada tahun 2019, tapi hanya sebatas gerhana matahari cicin. Para peneliti memprediksikan bahwa fenomena serupa akan terjadi kembali pada tahun 2023.

Gerhana matahari seperti ini akan kembali melintas di tanah air. Ada banyak fakta gerhana matahari pada 9 Maret 2016 nanti. Peristiwa yang tergolong langka itu bisa dinimkati oleh masyarakat Indoensia. Diperkirakan akan berlangsung pada pukul 07.30 pagi hari ditanggal itu. Fenomena itu hanya terjadi dalam rentang waktu, yakni 33 tahun sekali.

Penulis: Maulia