• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Masih Banyak Masyarakat Dijajah Perusahaan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 November 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS. COM(BPC),PEKANBARU- Bukan lagi tahun 1945, namun masih banyak masyarakat yang dijajah. Bukan penjajah belanda namun penjajah yang berasal dari pribumi.

Jelang keberangkatan 139 masyarakat gambut Riau dari tujuh kabupaten untuk mengikuti Jambore Masyarakat Gambut di Jambi, hari ini di hotel Grand Zuri,Kamis (3/11/16), seluruh perwakilan masyarakat dari ketujuh kabupaten menyampaikan narasi dan sikap mereka.

Seperti yang disampaikan Ramli selaku warga Kabupaten Rokan Hulu, kebakaran hutan dilakukan oleh perusahaan, dan warga sekitar yang menjadi kambing hitam. Saat perusahaan membakar lahan ribuan hektar, katanya tidak ada pihak perusahaan yang ditangkap oleh aparat, namun saat salah satu warganya membuka lahan untuk perkebunan hanya sepertiga hektar, warganya langsung ditangkap oleh aparat.

“Sampai sekarang permasalahan kami di dua desa Kabupaten Rohul belum selesai dengan perusahaan Duta Palma”, ungkapnya kepada kru Bertuahpos, Kamis, (3/11/16).

Lain lagi dengan permasalahan di Kepulauan Meranti, Jailani selaku warga Kepulauan Meranti mengatakan mereka merasa dijajah oleh perusahaan, “Banyak lahan desa kami di serobot oleh PT. MAL dan banyak desa yang teraniaya,” katanya mereka menginginkan lahan mereka kembali.

Eko selaku warga Kabupaten Bengkalis menambahkan hutan di daerahnya sudah habis terbakar, dirinya mengaku kesulitan saat mencari kayu untuk membangun rumah ataupun musholla desa, “Jika harus membeli kayu membutuhkan dana besar, ” tambahnya

Bukan hanya kabupaten Bengkalis, Rokan Hulu dan Kepulauan Meranti yang menyampaikan narasi mereka di forum ini,  namun ke empat kabupaten lainnya seperti Siak,  Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Pelalawan juga menyampaikan narasi mereka di forum ini

Dan hingga sekarang belum ada pemerintah mengaplikasikan kebijakan yang mereka buat untuk masyarakat di lahan gambut, ” Nol persen kami merasakan kebijakan pemerintah,” ungkap Oko warga dari Kabupaten Rokan Hilir

Semua warga berharap agar pemerintah memberikan mereka hak untuk mengelola lahan gambut,  dan agar pemerintah mencabut perusahaan yang menjajah ke tujuh kabupaten ini.

“Kami ingin diberikan wewenang untuk mengelola daerah kami, ” ungkap Eko.

Penulis: Vina

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

70 Ribu Wajib Pajak Jadi Sasaran BJB Dalam Pembayaran PBB Online

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.