• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Masih Ada SKPD Pemprov Riau “Mental” Manipulatif

Tim Redaksi by Tim Redaksi
23 Januari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Masalah keterbukaan dan transparansi di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menjadi sorotan Komisi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Riau.

Ketua KIP Riau, Mahyudin Yusdar mengatakan, sorotan itu dilakukan mengingat masih adanya informasi publik yang ditutup-tutupi. Misalnya saja, tentang anggaran bansos di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau yang dinilai tidak transparan ke publik.

“Intinya, SKPD yang tidak mau transaparan, berarti SKPD-nya masih bermental manipulatif,” katanya kepada bertuahpos.com, Sabtu (23/01/2015).

Dia menambahkan, meski dalam hal perumusan rencana keuangan, lembaga pengambil kebijakan berhak untuk mempertimbangan masalah gejolak publik dalam memutuskan kebijakan. Termasuk soal anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) yang saat ini sedang dalam tahap evaluasi rasionaliasi sesuai intruksi pemerintah pusat.

Namun demikian, juga tidak ada salahnya, Badan Kesra Provinsi Riau memberikan informasi sejak awal, terutama informasi yang sifatnya berkala. “Kami memahami bahwa masalah penyaluran bantuan dana sosial itu mempertimbangkan skala prioritas. Karena untuk sementara ini memang tidak anda instrumen dalam UU KIP yang mengatur itu,” ujarnya.

Menurut Mahyudin, demi transparansi tidak masalah informasi itu dikemukakan ke masyarakat. Dengan tujuan supaya publik sendiri bisa melakukan backup. Justru, akan lebih beresiko jika informasi itu justru dibuka dikemudian hari.

Dalam tatanan UU KIP, pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau bisa saja terjerat hukum hanya karena persoalan informasi publik yang selalu ditutup-tutupi. SKPD yang menutup informasi itu dianggap melawan hukum.

“Pastinya bisa dikenakan sanksi. Baik berupa sanksi perdata, pidana atau sanksi administratif. Masalah pengelolaan anggaran di lingkungan SKPD hanya segelintir dari sikap transparansi pejabat yang diatur dalam undang-undang KIP,” sambungnya.

Dari penilaiannya, hingga saat ini masih banyak  SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau yang tidak totalitas patuh dalam menjalankan undang-undang itu. Terutama untuk informasi berkala yang ada di tiap SKPD.

“Misalnya saja informasi soal RAPBD. Informasi itu harus disampaikan ke publik. Agar masyarakat bisa terlibat langsung,” ujar Mahyudin.

Upaya ini harus dilakukan untuk pencegahan terhadap tindakan-tindakan korupsi yang biasa terjadi dalam tubuh pemerintah. “Transparansi keuangan itu bukan untuk memberantas korupsi, tapi pencegahan. Kalau masih ada SKPD yang tidak terbuka artinya ada yang ditutup-tutupi. Kalau patuh pastilah mereka punya tanggungjawab dan akuntabelitas SKPD itu tinggi,” sambungnya. (Melba)

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Permintaan BR-V Capai 400 Unit Lebih dalam Kurun 2 Bulan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.