• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Lawan Asap, Arman dan Siswanya Tempel Karton di Pagar Sekolah, Berharap Pak Jokowi Baca

Tim Redaksi by Tim Redaksi
22 Oktober 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Guru Sekolah Dasar 06 Jalan Pepaya, Arman bersama puluhan muridnya melakukan aksi melawan asap di depan sekolahnya. Dia bersama guru lain menempelkan puluhan karton di pagar besi sekolah yang berisi nada protes soal bencana kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru saat ini.

Puluhan karton itu rencananya tidak akan mereka copot sampai asap di Pekanbaru berakhir. Arman mengatakan dirinya bersama murid SD 06 memang tidak bisa berbuat banyak soal bencana asap. Namun demikian, mereka tidak bisa hanya berdiam diri melihat kondisi Riau yang hampir tiap tahun terpapar asap.

“Aksi ini hanya aksi diam untuk melawan asap. Kasian anak-anak. Belajar mereka jadi tidak karuan,” kataya kepada bertuahpos.com, Kamis (22/10/2015).

Dalam aksi itu, kata Arman, bahwa pihak sekolah memberikan kesempatan kepada siswanya untuk menyampaikan sesuatu kepada Presiden Jokowidodo terkait kondisi asap yang mereka rasakan. Kalimat-kalimat protes itu mereka tuangkan dalam karton dipajang di pagar sekolah.

Dengan demikian setidaknya masyarakat Pekanbaru mengetahui bahwa saat ini, semua masyarakat Riau menolak asap. “Kami para guru dan siswa, sekarang sudah keluar rumah. Akibat asap, jam pelajaran dikurangi. Aktifitas belajar tidak maksimal. Kami tidak tahu sampai kapan ini akan berakhir,” sambungnya.

Aksi diam yang dilakukan Arman bersama siswa juga melambangkan bentuk protes mereka kepada Pemerintah Provinsi Riau, yang hingga saat ini belum berhasil menuntaskan asap. “Kami tak mau ribut-ribut. Jadi lewat tulisan saja,” ujarnya. (Melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Sekolah Insan Terpuji Membutuhkan Guru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.