• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Karyawan PT Jago Rawi: Sudah 10 Tahun Saya Bekerja, Baru Kali Ini Garam Langka

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Agustus 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kelangkaan garam kasar tidak hanya membuat pelaku industri mengeluh, karyawan perusahaan yang biasa bekerja sebagai produksi garam kemasan juga mengaku kewalahan, karena kelangkaan garam kasar ini.

“Sudah 10 tahun saya bekerja di sini, baru kali ini garam langka,” kata Eti, seorang karyawan di PT Jago Rawi di Kawasan Pasar Bawah, Pekanbaru kepada bertuahpos.com, Selasa (1/8/2017). 

Untuk 100 pak kemasan garam kasar, biasanya dibayar Rp 15.000. Dalam sehari, Eti bisa dapat 500 pak. Penghasilannya bisa mencapai lebih kurang Rp 75.000.

Karena garam kasar langka, kini Eti dan 3 karyawan lainnya hanya bisa mengemas garam halus. Otomatis penghasilannya juga berkurang.

Pemilik PT Jawo Rawi (perusahaan gudang garam), Tombi mengatakan, dalam sehari pihaknya bisa memproduksi sebanyak 10.000 pak garam kasar. Untuk garam halus sendiri bisa hanya 2.000 pak saja.

“Kelangkaan garam kasar terpaksa kami harus mengurangi karyawan,” katanya. 

Baca: Garam Langka, 16 Karyawan PT Jago Rawi di Pekanbaru Dirumahkan

Kelangkaan garam kasar ternyata menimbulkan citra buruk bagi perusahaannya. “Orang banyak bilang kami yang timbun garam. Padahal memang garamnya itu yang tidak ada,” sambungnya. 

PT Jago Rawi sendiri punya 4 gudang. 3 gudangnya kosong hanya satu gudang yang berisi, itupun garam halus, bukan garam kasar. “2 minggu lalu ada masuk 2 ton garam kasar. Semuanya diserbu dan sekarang habis,” katanya. “Biasanya 50 ton masuk. Penuh ini gudang,” sambung Tombi. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Kesbangpol Riau Catat Ratusan ASN Simpatisan HTI

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.