Ini Rincian Bagaimana Ekonomi Riau 2015 Bisa Turun

Jumat, 05 Februari 2016 16:17

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2015 lalu memang tidak memberikan senyum lebar bagi Pemerintah Provinsi Riau. Meski mengalami kenaikan sebesar 0,22 persen dalam dan dianggap masih positif, namun tetap saja pertumbuhan ekonomi Riau dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Joni Kasmuri menjelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi Riau sebesar 0,22 persen itu mencakup seluruh sektor lapangan usaha. “Kecuali pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi sebesar 6,91 persen,” katanya.

Dia menyebutkan, sektor lapangan usaha dijasa lainnya ternyata memberi pengaruh yang lebih tinggi, yakni sebesar 10,14 persen, diikuti oleh jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 9,94 persen. Dan pertumbuhan real estate membrikan kontribusi pertumbuhan sebesar 8,34 persen.

“Struktur perekonomian Riau menurut lapangan usaha ditahun 2015 didominasi oleh 3 lapangan usaha utama, yakni pertambangan industri pengolahan dan pertanian, kehutanan serta perikanan. Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2015, indutri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,99 persen . Dikuti kontruksi sebesar 0,46 persen. Sementara untuk perdagangan besar dan perikanan tumbuh sebesar 0,08 persen

Baca: Ramalan Cuaca 31 Maret: Berikut Potensi Hujan dan Ketinggian Ombak di Riau

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2015 terhadap Triwulan IV 2014.

Badan Pusat Statustik Provinsi Riau mencatat bahwa pada triwulan IV tahun 2015, ekonomi Riau tumbuh sebesar 4,45 persen jika dibandingkan dengan triwulan sama ditahun 2014. Pertumbuhan ekonomi itu terjadi pada hampir diseluruh sektor usaha di Riau, kecuali pada lapangan uasaha pertambangan, penggalian dan jasa keuangan. Jasa lainnya merupakan lapangan usaha yang memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 11,24 persen, diikuti real estate sebesar 9,98 persen dan industri pengolahan sebesar 9,58 persen.

“Struktur perekonomian Riau pada triwulan itu didominasi oleh ke tiga lapangan usaha tersebut. Sumber utama perubahan ekonomi Riau pada triwulan terakhir tahun 2015 masih didominasi oleh industri pengolahan, pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 1,94 persen. Dan kontruksi sebesar 0,58 persen,” katanya. Berikut rincian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau menurut lapangan usaha, selama tahun 2015:

Pertumbuhan Ekonomi Riau Triwulan ke IV 2015 Terhadap Triwulan III tahun 2015

Ekonomi Riau pada triwulan ke IV tahun 2015 tumbuh sebesar 1,99 persen jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya di tahun yang sama. Pertumbuhan tertinggi masih dicapai oleh lapangan usaha perdagangan listrik dan gas sebesar 8,06 persen. Sementara dibidang kontruksi terjadi pertumbuhan sebesar 4,86 persen dan penyediaan akomodasi dan makanan minum sebesar 4,66 persen. (Melba)