• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Kata Kadis PUPR Riau Soal Jalan Penghubung ke Jembatan Siak IV Dianggap Bahaya Bagi Pengendara

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Maret 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Jalan penghubung ke Jembatan Marhum Bukit, atau lebih dikenal Jembatan Siak IV dari arah Limbungan, Rumbai, dianggap tak aman hingga membahayakan penendara ketika melintas di sini.

Secara teknis, ada di titik tertentu pada jalan itu, geometriknya dianggap tidak sesuai, karena kemiringan jalan berlawanan dengan seharusnya. Idealnya jika tikungan jalan berbelok ke kanan, maka kemiringan jalan harusnya ke kanan.

Tapi di jalur ini malah berlawanan, dan kondisi bangunan jalan seperti itu tidak sesuai dengan kaedah ketekniksipilan.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provisni Riau, Dadang Eko Purwanto mengatakan, secara prinsip teknis memang demikian. Namun tidak serta merta tingkat kemiringan jalan  sepenuhnya menjadi faktor penyebab membahayakan pengendara.

“Saya kira tidak begitu,” ungkapnya saat dihubungi bertuahpos.com, di Pekanbaru, Kamis, 21 Maret 2019.

Dadang menjelaskan, selain prinsip geometrik yang didefinisikan sebagai suatu bangun jalan raya yang menggambarkan tentang bentuk/ukuran menyangkut penampang melintang, memanjang, maupun aspek lain yang terkait dengan bentuk fisik jalan, soal kecepatan pengendara juga sangat berpengaruh pada tingkat membahayakan atau tidak.

Dalam hal ini, kecenderungan pengendara akan mengurangi kecepatan di saat tikungan. Artinya, semakin berkurang kecepatan kendaraan risiko membahayakan pada pengendara juga berkurang.

“Bahaya atau tidak itu tergantung kecepatan rencana kendaraan yang akan melintas di tikungan tersebut,” sambung Dadang.

Masalah geometrik jalan penghubung ke Jembatan Marhum Bukit itu awalnya dilontarkan oleh Pakar Teknik Sipil, Sugeng Wiyono. Dia khawatir dan prihatin dengan rencana pembangunan jalan itu sebab berpotensi membahayakan pengendara yang melintas. Apalagi di jalur ini belum ada penerangan jalan.

Seoal kemiringan jalan yang berlawanan, kata dia, dalam kaedah teknik sipil sangat berpotensi menimbulkan gaya sentrifugal besar. Gaya ini bisa berakibat fatal pada pengendara yang melintas. Sentrifugal merupakan lawan dari sentripetal, adalah efek semu yang ditimbulkan ketika sebuah benda melakukan gerak melingkar, dan sangat mempengaruhi pusat pusat putaran.

“Itu bisa menimbulkan gaya sentrifugal yang besar, atau gaya terpelantingnya kendaraan ke luar jalan itu menjadi besar karena miringnya salah. Fatal ini. Kepentingannya keselamatan masyarakat. Jalannya mulus orang pada ngebut, masyarakat enggak tahu, itu bisa terpelanting langsung rolling kendaraan,” sambungnya.

“Masalahnya begini, orang PU atau kontraktor ingin mengalirkan air hujan yang turun supaya cepat keluar dari jalan. Makanya dimiringkan ke kiri. Padahal yang penting itu keselamatan orang. Nah airnya itu rekayasa teknik sipil harus bisa mengatasinya, diberikan parit di tengah median menyebrang ke jalur di sebrangnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Jembatan Siak IV atau Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah baru saja bisa digunakan pengendara pada hari Senin 18 Maret 2019. Padahal jembatan ini sudah diresmikan sejak tanggal 14 Februari 2019 lalu oleh Gubernur Riau saat itu, Wan Thamrin. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post

Rommy Ditangkap KPK, PPP Dinilai Sulit Tembus Ambang Batas Parlemen

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.