• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Gambaran Beberapa Masalah Suplai Beras di Riau

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 Januari 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Suplai beras kurang berdampak terhadap kenaikan harga beras di Riau, khususnya di Pekanbaru. Sejumlah pedagang di pasar dan kedai juga menaikkan harga beras. 

Sementara upaya dari pemerintah sejauh ini hanya sebatas melakukan drop beras dari stok Bulog. Namun demikian, masalah kenaikan harga beras di pasar tidak bisa dihindari. 

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Riau Ahmad Hijazi menganalisa ada beberapa faktor penyebab dan faktor ini menjadi kendala, dalam memenuhi ketersediaan beras di Riau. 

“Diantara faktornya, menurut saya, soal suplai dan jaminan pemerintah untuk menampung hasil panen masyarakat yang masih lemah,” katanya, Selasa (16/1/2018). 

Dia melihat untuk di Riau soal beras bukan ziro stok. Suplai beras dari hasil panen masyarakat di beberapa daerah di Riau bahkan diyakini bisa menutupi 60% kebutuhan beras, sisanya 40% ditutupi dari daerah tetangga. 

Baca: Pedagang di Pasar Kodim Akui Kenaikan Harga Beras

Diantara daerah sebagai penyuplai beras yakni Kuansing, Siak dan beberapa daerah lainnya. Namun masalahnya 60% dari hasil panen beras itu tidak diolah di Riau, tapi dijual ke tengkulak asal Medan. 

“Ini kan mata rantai yang rumit. Inilah yang perlu diawasi oleh pemerintah. Sekarang petani tak mau jual ke Bulog karena masalah harga yang tak setia, apa solusinya,” sambung dia. 

Sebaiknya, masalah ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah untuk memutus mata rantai yang rumit. Terutama Dinas Perdagangan di kabupaten dan kota lain di Riau. (bpc3)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%
Berita Pilihan

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

...

Read moreDetails
35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Riau Kejar Sisa Target Investasi Rp24,59 Triliun

Riau Kejar Sisa Target Investasi Rp24,59 Triliun

Data Kondisi Jalan Riau 2026 Masih Tunggu Verifikasi Kementerian PUPR

Data Kondisi Jalan Riau 2026 Masih Tunggu Verifikasi Kementerian PUPR

Data Realisasi Investasi Riau hingga September 2026, Cek Selengkapnya

Data Realisasi Investasi Riau hingga September 2026, Cek Selengkapnya

New Honda Genio Perkuat Fitur Fungsional dan Efisiensi Harian

New Honda Genio Perkuat Fitur Fungsional dan Efisiensi Harian

Next Post

Dana Perjalanan Dinas Untuk DPRD Riau Dianggap Jatah Bagi-bagi Duit Saja

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.