• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Indonesia tak Punya Pekerja Sektor Migas Bersertifikat Internasional

Tim Redaksi by Tim Redaksi
23 September 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS– Kementerian Koordinator Perekonomian, mengklaim pekerja Indonesia di sektor migas laut dalam yang memiliki sertifikasi internasional masih nihil. Akibatnya, daya tawar para pekerja tersebut sangat rendah. Bahkan, parahnya lagi mayoritas industri migas tanah air didominasi oleh pekerja impor.

Seperti dikutip dari Republika, deputi Bidang Koordinasi Peniagaan dan Kewirausahaan Menko Perekonomian Edy Putra Irawady, mengatakan, sangat prihatin dengan kondisi ini. Sebab, Indonesia tak memiliki SDM sektor migas yang mengantongi sertifikasi internasional.

“Bahkan, sekelas juru tarik tali sektor migas laut dalam, itu harus diisi oleh tenaga impor,” ujarnya di Hotel Borobudur, Selasa (23/9).

Investor migas di Indonesia ini, lanjutnya, didominasi perusahaan asing. Karena itu, mereka lebih memilih memekerjakan tenaga yang sudah mengantongi sertifikat internasional. Seperti dari Bangladesh maupin Filipina.

Kalaupun ada SDM lokal yang dipekerjakan, lanjutnya, upahnya sangat murah. Antara 300-500 USD. Sedangkan, juru taril tali migas laut dalam asal Bangladesh atau Filipina, upahnya antara 1.500-1.600 USD.

“Jelas sangat timpang,” ujarnya.

Kondisi tersebut, hanya sebagian contoh kecil yang terjadi di sektor logistik Indonesia. Pada pemerintahan baru mendatang, pihaknya sangat menggantungkan harapan supaya sektor logistik bisa dibenahi.

Sebab, untuk menunjang keberhasilan sektor ini, diperlukan SDM yang mumpuni. Karena itu, SDM yang ada harus didorong untuk mengantongi sertifikat bertaraf internasional. Dengan sertifikat ini, berarti pekerja Indonesia memiliki kualitas yang setara dengan negara lain.

Untuk menuju ke sana, pihaknya telah melakukan serangkaian terobosan. Salah satunya, sudah kerja sama dengan London dan Unilever. Kerja sama ini, terkait dengan upaya mendapatkan sertifikasi internasional bagi para pekerja migas tanah air.

“Selain itu, pemerintahan Jokowi-JK mendatang, harus bisa meminimalisasi kebijakan yang tumpang tindih di sektor logistik ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, Kuncoro Harto Widodo, mengatakan, pihaknya ingin ada upaya untuk lebih membumikan lagi kontribusi sistem logistik nasional. Salah satunya, pemerintah kedepan harus berani menggunakan sistem pengambil keputusan berbasil spasial (SDSS).

“SDSS ini, terkait dengan perencanaan kebijakan angkutan barang (logistik) perkotaan,” ujarnya.

Karena, lanjutnya, masalah logistik di Indonesia sangat dipengarahui oleh infrastruktur. Saat ini, kenapa biaya produk dalam negeri lebih mahal, sebab //cost// untuk logistiknya saja tinggi.

Dia menyontohkan, dari Cikarang ke Tanjung Priok jaraknya sekitar 55,4 KM. Tetapi, biaya yang harus keluar mencapai 750 USD. Sedangkan di Malaysia, dengan jarak yang sama, biayanya hanya 450 USD.

Dengan begitu, untuk meminimalisasi biaya distribusi logistik tanah air ini, perlu dibangun infrastruktur yang memadai. Selain jalan, juga pelabuhannya. Mengingat, pelabuhan masih jadi primadona dalam jalur distribusi logistik baik ekspor maupun impor.

“Bila infrastrukturnya jelek, maka biaya logistik kita akan tetap mahal,” jelasnya. N Ita Nina Winarsih (Sumber: republika.co.id)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Bea Keluar Sawit Dibebaskan Mulai 1 Oktober

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.