• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Februari, Riau Deflasi 0,34 Persen

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Maret 2016
105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pada Februari 2016, Provinsi Riau mengalami deflasi sebesar 0,34 persen. Angka deflasi di Riau ini lebih dalam dibanding secara nasional yang hanya 0,09 persen.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Mawardi Arsyad, dalam rilis bulanan berita resmi statistik, di kantor BPS Riau, Jalan Patimura Pakanbaru, Selasa (01/03/2016).

“Deflasi ini terjadi karena memang terjadi penurunan harga. Terutama untuk harga BBM dan harga cabe,” katanya.

Dibanding 3 kota di Riau, Kota Pekanbaru mengalami deflasi terbesar yakni 0,50, sedangkan di Kota Tembilahan terjadi deflasi Sebesar 0,06 persen. Namun untuk di Kota Dumai sendiri jutru mengalami inflasi, atau terjadi kenaikan harga. Perbandingan harga itu, jika dibandingkan bulan Januari 2016 lalu, yakni sebesar 23 persen.

“Secara umum harga bahan pokok di Riau masih terjadi kenaikan. Namun di wilayah perkotaan kenaikan itu masih didominasi oleh Kota Pekanbaru. Yang naik misalnya ikan kembung, anggur dan lain-lain. Sementara penurunan itu untuk wilayah perkanbaru misalnya cabe merah sebesar 22 persen, cabe rawit 15 persen dan bawang merah sebesar 13 persen,” katanya.

Dia menambahkan terjadinya deflasi di Riau pada bulan Februari ini karena masih banyak bahan makanan dan sub sektornya terjadi penurunan, sementara makanan jadinya, justru mengalami kenaikan yang sangat tinggi jika dibanding dengan bahan makanannya.

“Hal ini memang terlihat sangat paradok. Diduga bisa saja adap permainan spekulan,” sambungnya.

Sementara itu, dia menyebutkan bahwa kenaikan dan penurunan harga itu memang terjadi disemua sub sektor bahan makanan. Namun demikian, dari 3 kota di Riau itu dianggap sudah cukup menggambarkan bahwa pada bulan ke dua di tahun 2016 ini, Riau mengalami deflasi. Setelah sebelumnya, pada Januari 2016 lalu Riau mengalami inflasi.

“Pergerakan yang tidak seimbang antara penurunan bahan makanan dan jenis makanan jadi. Biasanya, tidak seperti ini. Jika memang terjadi kenaikan untuk bahan makanan, maka wajar jenis makanan jadi naik. Tapi sekrangkan tidak. Saya rasa, hal seperti ini perlu ditindaklanjutoi oleh para pakar dan pengampu kebijakan untuk mencari apa penyebabnya,” sabungnya.

Penulsi: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging
Teknologi

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging

...

Read moreDetails
Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Next Post

Inspirasi Undangan Pernikahan 2016

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.