Diskes Minta Gubri Liburkan Kelompok Khusus

Sabtu, 15 Maret 2014 08:00

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kabut asap kian tak terbendung lagi. Kualiatas udara pun menunjukkan level bahaya bagi kehidupan. Mengatasi dampak itu, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau meminta agar Gubernur Riau Annas Maamun meliburkan seluruh karyawan atau pegawai pemerintah dalam kelompok khusus.

Hal itu dikatakan kepala Diskes Riau, Zainal Arifin, Jum’at (14/03/2014) kemarin kepada bertuahpos.com, usai melakukan rapat dengan diskes se-Riau dikantornya. “Kita, melihat kondisi ini akan lama Setelah mengamati cuaca dan kondisi alam yang sudah semakin parah sejak 1 Februari sampai 13 maret, memandang perlu memikirkan dampak yang ditimbulkan akibat asap ini,” ungkap Zainal.

Ditegaskan Zainal, pemerintah perlu sekali memikirkan masalah ini untuk  kesehatan demi keberlangsungan kehidupan masyarakat Riau saat ini dan masa yang akan datang.

Diskes se-Riau secara bersama akan memeberikan surat  untuk merekomendasikan ke Gubri sebagai bahan pertimbangan agar segera mengambil kebijakan untuk memberikan izin libur pada kelompok khusus. 

Baca: Akibat Asap Riau, Iwan: Sudah 3 Bulan Tak Ada Aktifitas Pemandu Wisata

Kelompk khusus yang dimaksud diskes tidak hanya di pemerintahan, tapi juga perbankan swasta dan semua perusahaan perlu diliburkan apabila Indeks Standart Pencemaran Udara berkisar 200-299 PM atau level sangat berbahaya.

“Angka 299 ini warna merah, artinya berbahaya jika menghirup udara, kita minta agar segera diberikan izin libur,” harap Zainal.

Selain itu, rekomendasi yang diberikan kepada Gubri adalah  untuk kelompok yang rentan. Kelompopk rentan yang dimaksud adalah, masyarakat rentan terhadap sakit paru-paru, penyakit alergi, penyakit jantung kronis, anak balita dan usia sekolah (PAUD,TK, dan SD red) serta ibu hamil, menyusui dan usia lanjut (lebih 55 tahun red).

“Dua opsi itu kita rekomendasikan sehingga bisa jadi bahan kebijakan gubernur, untuk mengamabil langkah-langkah apa selanjutnya yang harus dilakukan,” tandasnya. (syawal)