Dinsos Harusnya Punya Strategi Jitu untuk Jerat Gepeng

Sabtu, 09 Agustus 2014 13:59
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Razia gelandangan dan pengemis (gepeng) yang dilakukan Dinas Sosial Kota Pekanbaru dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diragukan kalangan dewan kota. Pasalnya, para gepeng masih ada saja yang berkeliaran di Pekanbaru, termasuk di simpang lampu merah.
 
“Jika dinas sosial tidak mampu untuk menertibkannya, harus membuat pernyataan tidak mampu agar menjadi evaluasi bagi walikota,” terang anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi ST, Sabtu (09/08/2014).
 
Karena keberadaan gepeng dan juga anak punk di Kota Pekanbaru membuat suasana kota terganggu dalam segi keamanan.

“Gelandangan dan anak punk masih saja kok berkeliaran di Pekanbaru, bisa tidak menertibkannya terutama dinsos. Jika tidak bisa sendiri maka libatkan Satpol PP, ungkap Sabarudi, Sabtu (8/8/2014).

 
Buktinya, meski pada kamis, dua hari yang lalu satpol pp berhasil menjaring gepeng dan anak punk tersebut. Namun gepeng tak juga hengkang dari Pekanbaru.
 
Namun disebutkannya juga bahwa Dinsos pun harus punya rencana jitu untuk membereskan gepeng dan anak punk.
 

“Sebenarnya Dinsos punya program atau tidak untuk mengatasi anak punk dan gepeng ini? Padahal anggaran sudah dialokasikan untuk ini, apa masih kurang, jika kurang maka usulkan. Jika cukup anggaran yang sudah poskan itu, maka jalankan program pengentasannya. Masa setiap hari hanya bicara anak punk dan gepeng saja,” tegasnya.

Sabarudi juga menyinggung soal penyediaan rumah singgah bagi gepeng dan anak punk, dirinya mengatakan bahwa jika hal ini perlu maka segera direalisasikan.

Baca: Penyelamatan Kebun Kelapa Rakyat di Inhil Terancam Gagal

“Rumah singgah ini sangat perlu sekali, maka segera dibangunlah. Rumah singgah itu bisa dijadikan tempat penampungan dan diberikan pelatihan kepada anak terlantar seperti gepeng  dan anak punk, namun bagi yang mereka berasal dari luar kota maka lebih baik pulangkan mereka,” tuturnya. (iqbal)