• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Diduga Gabung Gafatar, Satu Kelurga Hilang di Limapuluh Kota

Tim Redaksi by Tim Redaksi
18 Januari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, LIMAPULUH KOTA –  Satu keluarga Nagari Labuah Gunung, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Propinsi Sumatera Barat menghilang sejak 8 (Delapan) bulan lalu.

Diduga satu keluarga ini disinyalir bergabung dengan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Mengingat sebelum menghilang menjelang memasuki bulan suci Ramadhan 2015 silam, Ardison panggilan Son warga Jorong Kayu Tanaman, menawarkan warga Jorong Talaweh (kampung isterinya) untuk masuk bergabung dengan Gafatar. (Baca: Awas! Wilayah Sawit Riau di Riau Disinyalir Sarang Teroris)

Son saat mensosialisasikan organisasi Gafatar bersama pengurus Gafatar Sumatera Barat kepada Kepala Jorong Talaweh Rajimis (47) dan pengurus Masjid Istiqomah Al Manik, serta puluhan masyarakat lainnya tampak sudah ikut dengan organisasi itu sejak merantau di Kota Padang. (Baca: Teror Bom dan Gafatar, Eka Bagus Tiga Kali Sebut: Kepala Dingin)

Terakhir, Son bersama iterinya Hendra Maria dan 4 orang anaknya bekerja di Bukittinggi. Saat di Bukittinggi setelah pindah dari Kota Padang, Son sering pulang ke Talaweh menemui keluarganya. Herannya, sejak delapan bulan silam, Son dan isterinya tidak diketahui keberadaannya. (Baca: Izin Berakhir, Aktivitas Gafatar Ilegal)

“Saat terakhir kesini Son hendak menjual motornya. Kepada kelurga disampaikan uang hasil penjualan motor itu akan digunakan untuk penambah modal untuk berjualan Jagung. Setelah terjual, sejak itu Son dan Hen tidak pernah kembali lagi ke kampung,” jelas Etek Hendra Maria, Nur dan sepupunya Mitra Wati di rumahnya Jorong Talaweh, Senin (18/01/2016) sore.  

Disampaikan Mitra Wati, sekitar tanggal 6 Desember 2015 lalu, Hendra Maria pernah menelpon dirinya guna menyampaikan bahwa ia bersama sumi dan 4 orang anaknya berada di Kalimantan. Saat berangkat menuju Kalimantan Hen mengaku mempergunakan uang hasil penjualan motor.

“Saat itu dia nelpon, disampaikannya dia ingin pulang. Kemudian minta dikirimkan uang senilai Rp 4 juta untuk ongkos pulang bersama anak-anaknya. Sementara suaminya Son tidak mau pulang,” jelas Wati menceritakan percakapannya dengan Hendra Maria beberapa waktu lalu.

Tidak lama kemudian, Wati terus mencari uang untuk bisa ditransper kepada sepupunya itu. Namun sampai tanggal 6 Januari 2016 beberapa waktu silam, Hendra Maria kembali menelpon menanyakan soal uang.

“Ketika dirinya menelpon terakhir 6 Januari 2016 lalu, masih menanya soal uang. Tapi saya belum transper karena tidak punya. Setelah itu saya telpon-telpon kembali tidak masuk-masuk. Hen menyebut nomor itu bukan miliknya tapi minjam HP tetangga,” jelasnya menyebut jika Hen bercerita sudah tidak tahan lagi hidup di Kalimantan.

“Memang dia mengaku tidak tahan lagi hidup disana, sehari-hari kadang ia dan anaknya tidak makan, dan anaknya tidak sekolah lagi. Kalau dia menyebut bekerja sebagai petani sayur bersama suaminya. Dan untuk pulang dia mengaku harus melewati sungai dengan naik kapal, jadi butuh biaya besar,” tambah eteknya Nur.

Kepala Jorong Talaweh Rajimis, dan Pengurus Masjid Istiqomah Jorong Talaweh, mengakui pernah diajak dan disosialisasikan organisas Gafatar. Bahkan menurutnya, 3 orang yang datang saat itu menyampaikan bahwa organisasi Gafatar siap membantu warga jika sudah bergabung.

“Jadi kalau sudah masuk organisasi Gafatar, kalau misalnya ada Goro, maka dari organisasi bisa didatangkan untuk membantu. Termasuk untuk membantu jika ada anak-anak kesulitan membiayai sekolah. Jadi kami ketika itu tidak mengetahui organisasi apa Gafatar itu, kemudian kami tolak saja,” jelas Almanik. (Khatik)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI
Finance

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

...

Read moreDetails
Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Riau Kejar Sisa Target Investasi Rp24,59 Triliun

Riau Kejar Sisa Target Investasi Rp24,59 Triliun

Data Kondisi Jalan Riau 2026 Masih Tunggu Verifikasi Kementerian PUPR

Data Kondisi Jalan Riau 2026 Masih Tunggu Verifikasi Kementerian PUPR

Next Post

Dalam Surat Pengunduran Diri, Presdir Freeport Maroef Ucapkan Terimakasih

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.