• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bus Air Pekanbaru dibiar Berkarat?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
10 April 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Nasib Bus air atau kapal Senapelan yang merupakan hibah dari pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi ke Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tak jelas nasibnya. Sejak tiga bulan lalu diserahkan, bukannya beroperasi, kapal berwarna putih ini dibiar mengambang di samping dermaga.

Kondisi ini sangat disayangkan, sebab bila dibiarkan begitu dalan kurun waktu yang lama, bukan tidak mungkin kapal berkarat dan cepat rusak. Hal itu dikatakan Robi, warga sekitar yang sedang berada di pelabuhan sungai duku. “Seharusnya kapal sebagus ini, digunakan saja, dari pada dibiar berkarat,” sebutnya Jumat (10/04/2015).

Bus air yang bisa memuat 50 penumpang ini rencananya akan melintasi sepanjang sungai dari pelabuhan sungai duku hingga desa wisata okura. Sehingga bisa mempermudah akses masyarakat yang jauh dari pinggiran kota.

Mimi, petugas kebersihan yang ditemui di lokasi menyampaikan, kapal memang dibiarkan begitu saja terparkir. Tidak pernah digunakan lagi sejak serah terima akhir tahun 2014 lalu.

“Kapalnya diam begitu terus, katanya belum bisa di pakai. Gak tau juga alasannya apa,” sebutnya.

Mimi juga berharap agar kapal dioperasikan dan dirawat. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan orang banyak.

Sebelumnya Walikota Pekabaru, Firdaus MT menyebutkan bus belum bisa beroperasi terkait dengan anggaran. Pihaknya belum menganggarkan budget dalam APBD 2015 yang sudah dulu disahkan, dari penyerahan bus air. “Kita akan cari solusinya, apakah nanti kita masukkan ke anggaran (APBD) perubahan,” sebutnya. (riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Soal Amdal, Peri Percaya Ada Oknum Pemecah Suasana

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.