• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bulog Diizinkan Impor 100 ribu Ton Kedelai

Tim Redaksi by Tim Redaksi
9 September 2013
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS, JAKARTA – Kementerian Perdagangan mengizinkan Perum Bulog mengimpor 100 ribu ton kedelai. “Kepada Bulog diberikan alokasi impor 100 ribu ton kedelai,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi di Jakarta, Senin, 9 September 2013.
 
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan telah memenuhi permintaan impor Bulog dan Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia. Selain itu, kedua pihak juga diizinkan menjadi importir. “Kami yakin pasokan untuk sementara cukup,” ujar Gita.
 
Gita menambahkan, kebutuhan kedelai di Indonesia sekitar 2,5 juta ton per tahun. Dari kebutuhan tersebut yang bisa diproduksi dalam negeri hanya sekitar 700 ribu ton. “Kami sudah keluarkan izin untuk mengantisipasi kebutuhan ke depan,” ujarnya.
 
Sejak Ahad, 8 September 2013, pengusaha tahu-tempe yang tergabung dalam Gakoptindo berhenti berproduksi. Aksi mogok ini dilakukan karena harga kedelai tak kunjung turun sehingga mereka mendesak pemerintah menstabilkan harga.
 
Menurut Sekretaris Jenderal Gakoptindo Suyanto, aksi mogok kembali dilakukan bila pemerintah tak kunjung merespons permintaan mereka. “Satu bulan mendatang kami akan mengevaluasi kembali. Mungkin akan mogok lagi bila tidak ditanggapi instansi terkait.” 
 
Dalam sepekan terakhir, harga kedelai terus melambung sebesar 20-25 persen. Menurut Suyanto, harga di wilayah Jakarta dan sekitarnya mencapai Rp 9.300-9.500 per kilogram. “Di daerah, harga kedelai sudah menembus Rp 10.200 per kilogram,” katanya.
 
Perajin tahu dan tempe yang akan mogok berasal dari Aceh, Palembang, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali. Dari 115 ribu perajin, Suyanto memperkirakan aksi mogok ini akan dilakukan 86.250 perajin.
 
Akibat aksi mogok tersebut, tahu-tempe mulai hilang dari pasaran. Salah satunya Pasar Palmerah, Tanah Abang, Jakarta Pusat. “Mogok karena harga kedelai lagi mahal,” kata Sujono, pedagang sayur di Pasar Palmerah, Senin, 9 September 2013 pagi. Jono mengatakan, para pedagang menggelar aksi mogok hingga Rabu, 11 September mendatang.
 
Menurut Jono, untuk mengantisipasi aksi mogok ini, dia sudah memberitahukan kepada para pelanggannya sejak pekan lalu. Sehingga beberapa pelanggannya yang juga penjual makanan, seperti sejumlah warung tegal sudah bersiap.
 
Pedagang sayur lainnya, Chairi, mengaku terkena imbas aksi mogok pedagang tahu-tempe. Alasannya, tahu dan tempe merupakan bahan yang lumayan banyak dicari. “Ibu-ibu kalau pagi pasti beli, kan mengolahnya gampang,” ujarnya. 
 
 
sumber: tempo
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Razia Diskotik di Batam, Polisi Amankan 24 Orang Terindikasi Narkoba

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.