BRI Sediakan 1.687 Agen Lakupandai

Jumat, 04 Maret 2016 10:28

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Menyediakan sebanyak 1.687 agen lakupandai untuk memberi kemudaham bagi masyarakat, serta mendorong kebijakan gerakan non tunai di Riau dan Kepulauan Riau.

Kepala Wilayah PT BRI Kantor Pekanbaru Sutano mengatakan, dari 1.687 itu angka terbesar masih didominasi agen lakupandai untuk wilayah Riau. Penyediaan agen lakupandai itu untuk memberi kemudahan kepada masyarakat darah khususnya di Riau, mudah dalam melakukan transaksi.

“Maksud kami, supaya masyarakat ada di kebun-kebun itu, mudah dalam melakukan transaksi. Misalnya untuk keperluan transper atau membutuhkan uang dalam waktu cepat. Bahkan saat mendesakpun mereka bisa melakukan penarikan di agen lakupandai yang kami sediakan,” katanya kepada bertuahpos.com Jumat (04/03/2016.

Untuk saat ini, kata Sutarno, tidak hanya lakupandai, bahwa agen-agen yang tersebar di daerah itu sudah banyak ajukan untuk membuka agen billing. Misalnya saja di daerah Rengan, Kabupaten Inhu. Pendapatan masyarakat saja bisa mencapai Rp 16 juta perbulannya. Karena dari sistem seperti ini ada persenan untuk keuntungan agen. Hal serupa juga berpotensi untuk dibuka di wilayah Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir. Bahkan ada agen dengan penghasilan Rp 30 juta perbulan pendapatannya.

Baca: Enam Sekolah di Pekanbaru Ikut Terapkan UN Online

“Untuk wilayah di kampung-kampung itu, jarang untuk mereka ke bank memang sangat jauh. Masyarakat mengaku sangat dimudahkan untuk melakukan transfer atau transaksi lewat agen lakupandai yang kami sediakan. Lagi pula, lewat agen lakupandai mereka hanya butuh waktu 10 menit untuk melakukan transaksi,” ujar Sutarno.

Syaratnya memang sangat sederhana, masyarakat tersebut cukup punya rekening BRI saja. Dibanding tahun sebelumnya, pertumbuhan lakupandai tahun ini, pihak BRI akan menargetkan sebanyak 2.000 agen lakupandai untuk disetiap daerah, baik di Riau ataupun di Kepulauan Riau.

“Itu target, memang melebihi target yang ada. Mudah-mudahan bisa menunjang program-program pemerintah. Memang ini kami lakukan dalam rangka mendukung gerakan non tunai. Apalagi, Pemerintah Pekanbaru sudah mencanangkan untuk menjadi smart city. Kami sudah mulai dengan transaksi non tunai,” katanya.

Penulis: Melba