• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Berdalih Mencari Reruntuhan Kuil Kuno Yahudi, Israel Terus Gali Terowongan Dibawah Yerusalem

Tim Redaksi by Tim Redaksi
10 Juli 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Israel terus melakukan penggalian terowongan di bawah Yerusalem. Israel beralasan mereka sedang mencari reruntuhan kuil Yahudi kuno.

Dikutip dari republika, Rabu 10 Juli 2019, pemerintah Israel pada pekan lalu meresmikan sebuah terowongan untuk peziarah. Terowongan ini membentang dari daerah Wadi Hilweh ke Tembok Barat, yang tepat berada diluar kompleks Al-Aqsa.

Terowongan ini diklaim Israel sebagai jalur ziarah Yahudi ke kuil kedua, yang diyakini berada di bawah komplek Al-Aqsa.

Tak hanya dikutuk otoritas Palestina, penggalian terowongan ini juga dikritik organisasi swadaya Israel Emek Shaveh. Mereka mengkritisi tak adanya kajian ilmiah tentang jalur ziarah ke kuil kedua tersebut.

“Mereka menciptakan sejarah khayalan yang didasarkan keyakinan agama dan tujuan nasional mereka. Jalur ziarah tersebut bukanlah berasal dari temuan arkeologis ataupun bukti sejarah,” kritik Emek Shaveh.

Menurut Emek Shaveh, yang penggalian oleh otoritas Israel bahkan berada di bawah lingkungan yang dikuasai muslim, seperti Dinasti Mamluk pada abad 14 dan 15 masehi. Parahnya lagi, Israel tak mempertimbangkan multikultural Yerusalem yang dikuasasi Byzantium ataupun Dinasti Umayyah di masa lampau.

“Mereka mengabaikan itu semua, dan berfokus pada kuil kedua. Sama sekali tak memperhatikan sejarah dari tempat itu. Penggalian ini tak lain hanya bertujuan politik,” ungkap Emek Shaveh. (bpc2)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Family Gathering Kunjungi Diskominfo Kota Bandung, Trio Beni: Penting Guna Membentuk SDM Lokal Berwawasan Global

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.