Ambil Perhiasan, 1 Keluarga Dianiaya Perampok

Rabu, 24 Februari 2016 19:08

BERTUAHPOS.COM, LIMAPULUH KOTA – Satu keluarga terdiri dari Suami, Isteri dan seorang anak yang masih duduk dibangku kelas 5 SD, di Jorong Sopang, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Propinsi Sumbar, Rabu (24/02/2016) sekitar Pukul 04.00 wib menjelang adzan shubuh dianiaya kawanan perampok.

Berawal ketika Juriah (42) isteri Alias atau Ujang (45) membuka pintu saat mendengar ketukan dari orang tidak dikenal dipintu rumahnya. Karena tidak menaruh rasa curiga, sehingga Juriah membukakan pintu rumahnya dinihari itu. Baru saja pintu terbuka, kawanan perampok lansung merebut perhiasan emas ditangannya berupa gelang.

Karena melawan maka terjadi keributan sehingga membuat suaminya yang sedang tidur, Ujang terbangun. Ketika melihat lokasi keributan, spontan Ujang kaget ternyata isterinya sudah dianiaya kawanan perampok. Berniat menolong istrinya, Ujang langsung dipukul kawanan perampok lainnya.

Karena masih terus melawan dan tidak mau menyerahkan perhiasan, akhirnya kawanan perampok yang menggunakan sepeda motor dan kenderaan roda empat itu langung mengeluarkan pisau dan melayangkan ke arah Juriah dan Ujang.

Baca: Pansus RTRW Bantah Akomodir Pihak Tertentu

Akibatnya bagian wajah dan tangan Juriah serta Ujang luka-luka terkena pisau. Bahkan anaknya yang masih kelas 5 SD juga diduga mengalami penganiayaan dari kawanan perampok sadis itu.
Setelah berhasil mengambil perhiasan korban, kawanan perampok diduga melarikan diri dengan kenderaannya masing-masing.

“Ya, memang ada kasus pencurian dengan kekerasan di daerah kita. Atas kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka-luka. Kemudian juga mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Diduga kawanan perampok itu empat orang,” jelas Kapolres Limapuluh Kota AKBP Bagus. S melalui Kapolsek Pangkalan, Iptu  Kalbert Junaidi.

Kini suami isteri itu masih mendapatkan perawatan intensif di puskesmas Pangkalan. Bahkan bagian wajah Juriah harus dijahit sedikitnya dengan 6 jahitan, begitu juga tangannya. Hal serupa juga dilakukan terhadap suaminya, karena menangkis sayatan pisau pelaku, Ujang mengalami luka robek.

Kini polisi terus melakukan penyelidikan dilokasi kejadian. Bahkan nampak polisi berpakaian lengkap dengan menggunakan anjing pelacak dikerahkan ke lokasi kejadian.

Penulis : Khatik