• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ada Dua Daerah Belum Serahkan Revisi UMK

Tim Redaksi by Tim Redaksi
31 Desember 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Riau mengatakan dari 11 kabupaten/kota yang diminta untuk merevisi Upah Minimum Kabupaten/kota (UMK), tinggal dua daerah lagi belum menyerahkan hasil revisi UMK tersebut.

Kepala Disnakertransduk Provinsi Riau Rasidin Siregar mengatakan, kedua daerah itu adalah kabupaten Indragiri Hulu dan Kampar. “Tapi mereka janji hari ini paling lambat akan serahkan hasil revisi itu,” katanya kepada bertuahpos.com, Kamis (31/12/2015).

Dia menambahkan bahwa kedua wilayah itu tidak memberikan alasan pasti soal keterlambatan utuk melakukan revisi UMK. Sebelumnya dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau yang mengajukan berkas UMK, hanya Kabupaten Pelalawan yang dianggap cocok dengan peraturan pemerintah. Sementara sisanya, 11 kabupaten/kota diminta untuk mengulangi kerjanya.

Penyesuaian UMK Kabupaten / kota, kata rasidin harus menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 73 tahun 2015, bawah kenaikan UMK tidak boleh melebihi dan tidak boleh kurang dari 11,5 persen. Kebijakan mendadak itu, juga banyak membuat pejabat daerah jengkel.

“Tak bisa, itu aturan. Saya sudah berulangkali lakukan koordinasi dengan pusat. Bahwa itu adalah kebijakan yang sudah ditetapkan,” katanya.

Alasan lain mengapa Pemerintah Pusat memberlakukan aturan itu, tidak lain dikhawatirkan pada momentum Pilkada serentak 2015, masalah rencana kenaikan UMK dianggap salah satu strategi pencitraan yang akan dilakukan oleh calon kepala daerah. Sebab itu, penetapan UMK akhirnya tidak lagi mengacu pada standar hidup layak, melainkan berdasarkan laju inflasi nasional dan PDRB.

“Jadi seberanya tidak ada yang rumit. Kabupaten/kota hanya perlu melakukan kenaikan 11 persen dari UMK tahun sebelumnya,” katanya.

Rasidin menambahkan, hasil revisi UMK seluruh kabupaten /kota nantinya akan menjadi rujukan Pemerintah Provinsi Riau untuk membuat peraturan gubernur agar UMK itu bisa dilaksanakan tahun 2015. Dia juga membantah pernyataan dari beberapa pejabat daerah sebelumnya, yang menyebutkan bahwa Disnakertransduk Provinsi Riau tidak mengerti dengan sistem penetapan pengupahan.

“Kita itu bukan tidak mengerti. Tapi memang PP itulah yang sudah menjadi patokan ukurannya. Bukan kita tidak mau tinggi UMK di Kabupaten/kota. Misalnya  Inhil, penetapan UMK nya dibawah 11 persen dari keketapan kita. Sementara Kota Dumai malah 14 persen lebih. Kami hanya tidak ingin, karena ulah satu kabupaten/kota akan menimbulkan masalah baru. Ujung-ujungnya Provinsi juga yang dipanggil ke pusat,” sambungnya. (Melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari
Lifestyle

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

...

Read moreDetails
WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

Hyundai Tucson 2027 Hadir dengan Gleo AI dan Simak Keunggulan Lainnya

Hyundai Tucson 2027 Hadir dengan Gleo AI dan Simak Keunggulan Lainnya

Next Post

PW Muhammadiyah: Sikapi Tahun Baru dengan Bijak dan Bermartabat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.