• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

340 Kios Baju Bekas di Pasar Kodim Terancam Gulung Tikar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Februari 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tak dapat dipungkiri lagi, ada banyak orang yang bergantung hidup dari bisnis jual beli pakaian impor bekas di Kota Pekanbaru. Salah satunya di Pasar Senapelan (Kodim), ada 340 kios pedagang pakaian bekas yang menggantungkan hidup. 
 
Artinya, jika larangan pemerintah (dirjen perdagangan) ini diterapkan, kios tersebut akan terancam gulung tikar. 
 
Para pedagang pakaian bekas di Pasar Senapelan pun juga menanggapi sinis akan aturan tersebut. Mereka menilai ada kepentingan pihak tertentu di balik keluarnya aturan tersebut. 
 
“Ada kepentingan lah. Kan banyak pengusaha yang punya pabrik tekstil di Indonesia,” ujar Doni, Sabtu (07/02/2015).
 
Padahal, selain membantu masyarakat menengah ke bawah untuk mendapatkan pakaian murah. Usaha ini juga membantu roda perekonomian masyarakat kecil, terutama pihak yang terlibat langsung dalam penjualan pakaian bekas.
 
“Bayangkan saya, kalau memang ada bakteri. Kenapa kami (pedagang) masih sehat,” ujar Doni pada bertuahpos.com.
 
Larangan Dirjen perdagangan ini juga mendapat kritikan dari Disperindag Kota Pekanbaru. Sebab larangan tersebut merugikan banyak pedagang pakaian bekas. Larangan pemerintah pusat tersebut bukan solusi yang tepat untuk kepentingan masyarakat.
 
“Yang ditemukan bakteri hanya dijakata saja. Harusnya Jakarta aja yang dilarang bukan seluruh Indonesia,” ujar Irba H Sulaiman, Kepala Bidang Perdagangan, Disperindag Kota Pekanbaru.(mg1)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau
Kuliner

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

...

Read moreDetails
Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Next Post

Disparpora Rohil Rekrut 80 Tenaga Kebersihan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.