2015, Kebutuhan Elpiji 3Kg di Pekanbaru Naik 5,7 Juta Ton

Jumat, 19 Desember 2014 16:42
2015, Kebutuhan Elpiji 3Kg di Pekanbaru Naik 5,7 Juta Ton

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru memprediksi kebutuhan gas elpiji 3 kilogram tahun 2015 meningkat jadi 5,7 juta ton.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru Mas Irba H Sulaiman menyebutkan kebutuhan gas di tahun 2014 hanya 5,01 juta ton, terjadi kenaikan kebutuhan gas elpiji lebih kurang 2 persen.

Advertisement

“Angka ini berdasarkan peningkatan  jumlah penduduk Kota Pekanbaru yang mencapai 1,2 juta jiwa,” ujarnya, Jumat (19/12/2014).

Mulai saat ini, masyarakat dihimbau untuk melakukan penghematan penggunaan gas elpiji, sebab pemerintah hanya mampu memenuhi kebutuhan gas elpiji  2,4 juta sementara sisanya diimpor dari negara luar.

Baca: Ada Bakso Babi di Pekanbaru, Sekda M Noer: Nauzubilllah!

Irba menambahkan saat ini Pulau Sumatra bahkan mengalami devisit gas elpiji lebih kurang 1 juta ton. “Dari hasil pembicaraan dengan Dirjen Minyak dan Gas, mereka mengatakan bahwa kilang gas elpiji kita terbatas,” ujarnya.


Diri mengaku, saat ini dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau masing-masing mengajukan 5 persen penambahan kuota untuk kebutuhan gas elpiji. (melba)

Berita Terkini

Rabu, 02 Desember 2020 17:35

Jokowi, Antara Optimis dan Warning Covid-19

#jokowi #covid #corona

Rabu, 02 Desember 2020 16:39

Jubir Covid-19 Riau: Kami Sadar Ada Kejenuhan Masyarakat

#corona #covid-19

Rabu, 02 Desember 2020 15:30

Biaya Investasi di Indonesia Mahal

#investasi #biayainvestasi

Rabu, 02 Desember 2020 15:15

Kisah Nek Mitun yang Harus Tetap Bekerja di Usia Senja

#act #kemanusiaan #ekonomi

Rabu, 02 Desember 2020 14:30

Fojuri Gelar Diskusi Virtual ‘Tantangan Industri Asuransi di Masa Pandemi’

#asuransi #indrustrikeuangan #ojk

Rabu, 02 Desember 2020 14:19

Tekanan Ekonomi, Masyarakat akan Memilih Karena Uang?

#PILKADA

Rabu, 02 Desember 2020 13:45

4.000 Lebih Orang di Pekanbaru Positif HIV/AIDS

#haiv/aids #riau #pekanbaru