• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Soal Karhutla, Plt Gubri Harus Ingat Hal Ini

by
4 Mei 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), melihat bahwa persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau, bukan hanya sebatas memadamkan api.

Wakil Koordinator Jikalahari, Made Ali menegaskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, harus punya sikap dalam mengatasi masalah Karhutla.

“Plt Gubri harus ingat hal ini. Mengatasi Karhutla tidak hanya sebatas itu. Selesai,” katanya, Rabu (04/05/2016).

Made menjelaskan bahwa yang harus menjadi fokus Andi Rachman yakni, bagaimana pemerintah bisa memperbaiki tata kelola kehutanan yang benar. Hal ini harus diselesaikan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Selain itu juga, bagaimana memperbaiki regulasi tentang izin perusahaan kehutanan. Termasuk menghukum perusahaan yang merambah kawasan hutan.

“Termasuk konflik perusahaan dengan masyarakat. Itu yang harusnya dibenahi,” sambungnya.

Dia menambahkan, pemerintah sepertinya punya kebiasaan aneh dalam kasus Karhutla di Riau. Setelah musim hujan tiba, kasus-kasus perusahaan yang sudah menyumbang asap seolah selesai.
Ada indikasi mengabaikan musibah ini setelah bencana asap di Riau hilang. Carus marut tentang lingkungan hidup dan kehutanan yang rusak ini, tidak terlepas dari kebiasaan pemerintah mengabaikan kondisi ini.

Banyak kasus yang bisa ditarik sebagai contoh dalam kasus ini. Msalnya saja kasus Karhutla di wilayah Teso Nilo. Terbukti yang melakukan itu adalah perambah hutan. “Tapikan dibiarkan terus,” ujar Made.
 

Penulis: Melba

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Stok Beras Berkurang, Bulog Riau Kepri Klaim Masih Aman

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.