• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Persaingan Pedagang Masker Makin Ketat

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Maret 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kabut asap yang melanda Pekanbaru selama beberapa pekan telah memunculkan para penjual masker dadakan. Berbekal kayu untuk gantungan masker, penjaja masker  berjejera  di sepanjang ruas jalan protokol.
 
Tak jarang, mereka juga mesti berpindah pindah tempat agar dagangannya tetap laku. “Dari pagi sampai siang ini sudah tujuh kali pindah tempat bang,” ujar Andri (29), pedagang di Jalan SM Yamin, Sabtu (01/03/2014).
 
Alasannya berpindah tempat karena penjual masker serupa semakin padat di pinggir jalan. Supaya dagangannya tetap laku Andri harus pandai pandai cari tempat yang sepi penjual. “Tapi di sini juga sepi pembeli kayaknya Bang,” katanya.
 
Beruntung lagi Ira (37), pedagang masker di depan Universitas Riau tak perlu bersusah payah mencari lapak yang pas. “Sudah seminggu, alhamdulillah tidak perlu pindah pindah cari pembeli,” ujarnya.
 
Kemunculan penjual masker dadakan ternyata juga berimbas pasa sulitnya mendapatkan masker di tingkat grosir. Teman-teman sesama pedagang masker harus antri untuk bisa mendapatkan barang. 
 
Lain dengan Andri. Ia baru empat hari berjualan masker dan stoknya masih cukup. Ia kemarin memberi 200 masker dan masih bisa dijual sampai sekarang. Ia bersyukur sudah punya stok banyak karena sekarang agak susah mendapatkan masker. Para pedagang masker harus antri barang.
 
Ia mengaku, banyaknya penjual masker juga turut mengurangi omset Andri. “Tidak kayak sebelumnya. Sehari bisa hampir 20 masker terjual,” katanya. (riki)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama
Nasional

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Next Post

Sepeda Motor Termahal Dilego Rp 11 Miliar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.