• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Penderita Kaki Gajah di Riau Mencapai 279 Kasus

by
30 Juni 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM (BPC), PEMATANG REBA – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar Rapat Kerja Sosialisasi Filariasis Tahap IV Tahun 2015 di Ruang Rapat Bupati, Selasa (30/06/2015).
 
Dalam kegiatan tersebut, dr Tias dan dr Sri perwakilan dari Diskes Provinsi Riau menjadi nara sumber dalam rapat kerja tersebut. Dalam pemaparannya, dr Tias mengatakan untuk Provinsi Riau sendiri sebanyak 279 kasus masyarakat yang menderita filariasis atau kaki gajah.
 
“Di Riau sendiri untuk penderita filariasis sebanyak 279 kasus. Ditahun ke empat ini Kabupaten Inhu masih tergolong dalam kategori peningkatan positif untuk pemberantasan filariasis dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya, yaitu sekitar 83 persen,” ujar dr Sri.
 
Meskipun demikian, dirinya meminta agar sosialisasi untuk minum obat bagi masyarakat untuk mencegah penyakit filariasis terus dilakukan oleh setiap kader. Sebab, salah satu kendala yang menghambat keberhasilan sosialisasi ini adalah sangat minimnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi obat yang telah diberikan.
 
“Untuk itu kepada para kader yang ada di setiap puskesmas untuk dapat bersemangat lagi dalam mensosialisasikan gerakan minum obat guna memberantas penyakit filariasis,” jelasnya lagi.
 
Disisa waktu selama dua tahun ini dan memaksimalkan penurunan penyakit kaki gajah di tiap-tiap daerah, khususnya di Inhu tidak perlu melakukan gerakan minum obat kembali yang dilakukan selama lima tahun bagi para masyarakat.
 
“Rencananya pada bulan oktober mendatang pelaksanaan pengobatan secara massal juga akan dilakukan,” ulasnya. (iqbal/rls)
 
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Dishub Himbau Pemudik Waspadai Tindak Kejahatan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.