• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Misinformasi Jadi Penghambat Aksi, Krisis Perubahan Iklim Berpotensi Menjadi Bencana Global

Uni Eropa telah menerapkan Digital Services Act guna mendorong moderasi konten platform digital. IPIE juga menekankan pentingnya pendidikan iklim yang lebih merata dan penelitian lebih luas di negara-negara non-Barat, mengingat mayoritas studi saat ini masih berfokus pada negara berbahasa Inggris.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Juni 2025
Misinformasi Jadi Penghambat Aksi, Krisis Perubahan Iklim Berpotensi Menjadi Bencana Global

Berdasarkan tinjauan terhadap 300 studi, IPIE menemukan bahwa aktor-aktor seperti industri bahan bakar fosil, politisi sayap kanan, dan kelompok tertentu secara aktif menyebarkan narasi palsu yang mendiskreditkan solusi iklim termasuk energi terbarukan | Foto: Ilustrasi / Roschetzky.

109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Misinformasi seputar perubahan iklim terbukti menjadi penghalang utama dalam penanganan krisis iklim global. Laporan terbaru dari Panel Internasional tentang Lingkungan Informasi (IPIE) mengungkap bahwa informasi palsu dan menyesatkan—baik disengaja maupun tidak—telah merusak kepercayaan publik dan menghambat kebijakan iklim.

Berdasarkan tinjauan terhadap 300 studi, IPIE menemukan bahwa aktor-aktor seperti industri bahan bakar fosil, politisi sayap kanan, dan kelompok tertentu secara aktif menyebarkan narasi palsu yang mendiskreditkan solusi iklim, termasuk energi terbarukan. Disinformasi ini diperparah dengan kehadiran bot dan troll di media sosial yang memperkuat penyebarannya.

“Jika informasi yang beredar tidak benar, bagaimana masyarakat bisa memilih pemimpin atau kebijakan yang tepat?” ujar Dr. Klaus Jensen dari Universitas Kopenhagen, pemimpin kajian IPIE, dilansir dari The Guardian, Jumat, 20 Juni 2025. Ia menekankan bahwa dunia hanya memiliki waktu sekitar lima tahun untuk memangkas emisi hingga setengahnya dan mencapai netral karbon pada 2050.

Laporan juga menyoroti bahwa disinformasi kini menargetkan pengambil kebijakan, regulator, hingga badan publik. Greenwashing—upaya memoles citra lingkungan perusahaan secara menyesatkan—jadi salah satu modus utama, dan semakin banyak disuarakan agar dikriminalisasi.

PBB melalui Global Initiative on Climate Change Information Integrity telah menyerukan tindakan tegas. Pelapor Khusus PBB, Elisa Morgera, bahkan mendesak agar misinformasi iklim dan praktik greenwashing dikategorikan sebagai tindak pidana. Sekjen PBB António Guterres sebelumnya juga menyerukan pelarangan iklan dari perusahaan bahan bakar fosil.

Brasil, sebagai tuan rumah KTT iklim COP30, akan memimpin konsolidasi negara-negara untuk memperkuat regulasi terhadap penyebaran kebohongan iklim dalam pertemuan di Bonn, Jerman. Sejumlah negara seperti Inggris, Prancis, Maroko, dan Chili telah mendukung inisiatif ini.

IPIE menilai misinformasi yang beredar sangat luas, mulai dari klaim gas fosil sebagai “bahan bakar rendah karbon” hingga teori konspirasi ekstrem yang mengaitkan kebakaran hutan dengan skenario fiktif.

Laporan menyebutkan bahwa industri bahan bakar fosil menjalankan “penipuan ganda”: awalnya menyangkal perubahan iklim, lalu menyebarkan klaim palsu bahwa mereka kini menjadi bagian dari solusi. Sektor lain seperti maskapai penerbangan, makanan cepat saji, dan pariwisata juga terlibat menyebarkan informasi keliru.

Donald Trump dan media konservatif diidentifikasi sebagai penyumbang utama penyebaran misinformasi, sementara badan intelijen asing seperti Rusia juga disebut memanfaatkan troll farm untuk menanam keraguan publik terhadap isu iklim.

Untuk menanggulangi hal ini, Uni Eropa telah menerapkan Digital Services Act guna mendorong moderasi konten platform digital. IPIE juga menekankan pentingnya pendidikan iklim yang lebih merata dan penelitian lebih luas di negara-negara non-Barat, mengingat mayoritas studi saat ini masih berfokus pada negara berbahasa Inggris.

“Tanpa integritas informasi, krisis iklim berpotensi berubah menjadi bencana yang tak terkendali,” tegas Jensen.

— The Guardian


Berita lainnya tentang lingkungan dan iklim

Tags: lingkungan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang
Berita Pilihan

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

...

Read moreDetails
Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

Next Post
BTN Kenalkan KPR Subsidi Indonesia dalam Forum Keuangan Berkelanjutan Dunia

BTN Kenalkan KPR Subsidi Indonesia dalam Forum Keuangan Berkelanjutan Dunia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.