• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

LAM Riau Sebut KPK Terlambat Ingatkan Riau Soal Korupsi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
24 Agustus 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlambat berbicara korupsi lahan di Riau. “Kenapa tidak dari dulu KPK berikan bimbingan pencegahan korupsi di Riau. Kenapa setelah gubernur kami banyak di tangkap baru KPK lakukan penyerangan,” kata Ketua Harian LAM Riau, Al Azhar,  dalam diskusi publik yang berlangsung di aula LAM Riau di Jalan Dipenogoro, Pekanbaru, Rabu (24/08/2016).

Dalam pertemuan itu, hadir Koordinasi dan Supervisi KPK Haryadi Kartodiharjo yang juga berbicara soal potensi korupsi lahan dan masalah kebakarannya serta lahan di Riau. Diskusi ini membahas soal keterlibatan publik dalam mencegah dan memberantas Karhutla di Riau.

Menurut Al Azhar untuk di Riau, jika KPK akan mengulas korupsi disektor pertambangan akan sangat sulit, sebab kepada sindikat mafia tambang ini bermain di Jakarta. Namun jika KPK akan mengulas kasus korupsi masalah tanah, di Riau sangat banyak dan juga melibatkan banyak pihak.

“Dan masalah tanah acap kali memunculkan konflik antar masyarakat bahkan antar daerah di Riau,” tambahnya.

Dia juga bercerita soal kabar burung yang dia dengar tentang penguasaan lahan oleh perusahaan besar di Riau. “Entah ini hanya sebatas cerita fiksi atau benar adanya saya rasa dari KPK perlu cek langsung,” ujarnya.

Informasi yang dia dengar, tahun 2008 pernah akan dilakukan audit oleh BPK, namun hasil audit itu ditutup. Kata Al Azhar, informasinya hampir semua perusahaan besar di Riau mengolah lahan lebih dari Hak Guna Usahanya (HGU). “Sekilas ini memang menjadi sesuatu yang abu-abu dan banyak menimbulkan cerita,” sambungnya.

Sisa lahan yang tidak masuk dalam daftar HGU perusahaan dijadikan sebagai ATM oleh perusahaan untuk membayar oknum-oknum yang suka meminta-minta. Karena hasil dari lahan HGU perusahaan dianggap tidak mencukupi sebab itulah perusahaan menggunakan lahan lain untuk menutupi itu.

“Tapi alangkah baiknya hal ini dibuktikan lagi oleh KPK dan silahkan cek kebenarannya. Konon ceritanya masalah seperti ini sengaja dipelihara,” tambahnya.

Atas dasar itulah, LAM Riau mendesak KPK untuk kembali melakukan audit terhadap penguasaan lahan perusahaan apakah sesuai dengan HGU atau tidak. Sebab jika masalah seperti ini dibiarkan maka kemungkinan besar masyarakat Riau akan sulit terlepas dari kebakaran hutan dan lahan, terutama musibah asap.

Pernyataan Al Azhar sebenarnya sudah dibuktikan oleh tim Pansus lahan yang dibentuk DPRD tahun lalu. Dewan menemukan ada banyak perusahaan sawit dan bubur kertas yang melakukan pengembangan pajak kepada negara, karena ada banyak lahan yang mereka kelola, lebih dari izin HGU yang dibeirkan.

Ketua Tim Pansus Lahan DPRD Riau Suhardiman Amby menyebutkan hasil temuan mereka akan di serahkan ke Direktorat Jendral Pajak untuk diambil tindakan lebih lanjut. Namun dari pihak Direktorat Jendral Pajak sendiri mengakui masih akan melakukan pembuktian kemenangan dari data yang ditemukan dewan tersebut.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya
Ekonomi

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

...

Read moreDetails
5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Daftar 3 Smartwatch Huawei Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harganya

Daftar 3 Smartwatch Huawei Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harganya

4 Pilihan Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak, Tetap Flawless dan Tahan Lama

4 Pilihan Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak, Tetap Flawless dan Tahan Lama

Rekomendasi 4 Sepatu Gym Pria Terbaik Lengkap Harganya

Rekomendasi 4 Sepatu Gym Pria Terbaik Lengkap Harganya

Next Post

Tindakan Polda Bukti Tak Ada Keadilan Bagi Masyarakat Korban Asap di Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.